IKLAN

Ko’ Wenny Komitmen Puncak Tetempangan jadi Objek Wisata Terindah di Sulut


MANADO – Di hari terakhir masa reses anggota DPRD Sulut, Wakil Ketua Dewan, Wenny Lumentut, Kamis (25/8) menyerap aspirasi di Puncak Tetempangan dengan masyarakat di Koha Barat Kecamatan Mandolang.

Wenny Lumentut saat melaksanakan reses di Tetempangan.

Wenny Lumentut saat melaksanakan reses di Tetempangan.

Selain mendengarkan aspirasi dari konstituennya yang ada di Desa Koha Barat. Ko, Wenny sapaan akrab legislator dapil Tomohon- Minahasa ini mengatakan, dirinya terus memantapkan pembangunan Pariwisata terpadu di Puncak Tetempangan paling terindah di Sulawesi Utara.

” Jika puncak Tetempangan ini akan dijadikan objek wisata terpadu. Maka akan menyerap tenaga kerja cukup banyak. Dan semua itu harus warga Koha Raya,” tuturnya.

Dan untuk menunjang objek wisata di Tetempangan, anggota Fraksi Gerindra ini telah membuka akses jalan alternatif.

” Dengan dibukanya jalan alternatif. Maka petani yang ada di Koha Raya akan diuntungkan. Karena usaha pertaniannya baik Cengkih maupun pala sudah mudah untuk diangkut,” ungkap kader Gerindra yang sangat peduli dengan kepentingan masyarakat.

Lanjut Lumentut,  memang pembangunan Tetampangan masih menunggu program Tax Amnesty berjalan.

“Karena ini bicara uang dan pajak. Saat ini investor saya lagi menunggu. Kalau sudah stabil akan segera dibangun. Yang pasti, pembangunan ini bukan dari APBN dan APBD,” imbuhnya.

Ketika bertatap muka dengan masyarakat dengan Koha Barat. Ko’ Wenny juga menyampaikan jika permohonan bibit cengkih sudah mulai disalurkan.

” Memang ada 2000 bibit Cengkih, tapi yang baru dibagikan sekitar 750 dan telah diterima oleh para petani,” ungkap anggota Fraksi Gerindra ini.

Sementara, Camat Mandolang John Kapoh mengapresiasi program pariwisata yang digagas Wakil Ketua DPRD Wenny Lumentut.

“Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat Koha. Dimana, jika pariwisata ini mulai dibuka. Apalagi Pemkab Minahasa akan mendukung sarana infrastruktur,” tukas Kapoh. (mom)