IKLAN

Kemenpppa: Sulut Daerah ke-6 Launching Provinsi Layak Anak


MANADO– Deputi Bidang Tumbuh Kembang Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa) Lenny M Rosalin mengatakan launching Provinsi Layak Anak menuju Sulawesi Utara (Sulut) Layak Anak sejalan dengan Pemerintah Pusat.

Suasana HAN 2016 di Aula Mapalus Kantor Gubernut.Diketahui, peringatan HAN 2016 tingkat Sulut mengangkat tema "Akhiri Kekerasan Terhadap Anak sekaligus launching Provinsi layak anak menuju Sulut layak anak sesuai Peraturan Gubernur Nomor 28 Tahun 2016 tentang perlindungan anak yang holistik dan integratif di Sulut. Juga Deklarasi: pencegahan perkawinan usia anak, Pengukuhan: Bunda anak berkebutuhan khusus (ABK) Bunda Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan

Suasana HAN 2016 di Aula Mapalus Kantor Gubernur saat Deputi Lenny Rosalin membawakan sambutan. Dengan mengangkat tema “Akhiri Kekerasan Terhadap Anak sekaligus launching Provinsi layak anak menuju Sulut layak anak. Sesuai peraturan Gubernur Nomor 28 Tahun 2016 tentang perlindungan anak yang holistik dan integratif di Sulut. Juga Deklarasi: pencegahan perkawinan usia anak¬†
dan pengukuhan bunda anak berkebutuhan khusus (ABK) dibawah pimpinan Bunda Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, Selasa (2/8) (foto: Kandi/ML)

Rosalin dihadapan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw, jajaran SKPD, ratusan anak-anak sekolah dan berkebutuhan khusus menambahkan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Sulut dan launching Provinsi Layak Anak sangat komitmen memenuhi semua dan sekaligus melindungi hak-hak anak di Sulut.

Hal ini sejalan dengan tertuang dalam Pemerintah Indonesia. Sudah 26 tahun konversi hak anak didalamnya berisi kewajiban dan tanggung jawab anak untuk memenuhi hak anak di wilayah masing-masing,”jelas Rosalin.

“Launching Provinsi Lyak Anak ini merupakan launching Provinsi ke 6 di Sulut. Ini pertama di Sulut. Kami apresiasi tinggi dan terkait Kab/Kota Layak Anak sebetulnya 5 lingkaran i luar kebutuhan hak anak yaitu hak sipil dan kebebasan,”kata Rosalin saat Peringatakn HAN 2016 tingkat Sulut di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Selasa (2/7) pagi tadi.

Hal sipil tersebut yaitu semua anak-anak di Sulut harus memiliki akta kelahiran. Dengan memiliki akta kelahiran maka ini mengantisipasi perdagangan anak, itu tidak akan mempengaruhi anak-anak kita. Menyediakan informasi poin-poin terpenting misalnya telah terbentuknya Forum Anak Sulut.

Selain itu, Rosalin melanjutkan, pengasuhan anak. Inti dari Sulut menjadi Layak Anak yaitu kualitas mengasuh tanpa kekerasan.

“Semua anak diasuh, menindaklanjuti hasil setiap Negara perlu kembangkan pusat pembelajatan keluarga. Setiap daerah memberikan wadah yang kuat di jam sekolah lebih positif sebagai pelengkap sekolah ramah anak,”tuturnya.

Terkait dengan tema “Akhiri Kekerasan Terhadap Anak”, Ia menegaskan harus akhiri kekerasan terhadap anak.”Saya rasa ini relevan sekali, 3 persen dari anak-anak Indonesia mengalami kekerasan 1 dari enam anak perempuan,”lanjutnya.

Sulut memiliki kekuatan hak. Mulai pimpinan, jajaran SKPD, semua komponen tokoh agama, akademisi, orang tua dan keluarga tanpa terkecuali.

Setelah di launching menuju Sulut Layak Anak menjadikan momentum bersama, upaya-upaya semua pihak dalam peringatan HAN,”pungkasnya, (srikandipangemanan)