IKLAN

Kemendikbud RI MoU dengan GSVL, Bukti Museum Coelecanth Bakal Jadi Icon Baru Manado


Dirjen Kemendikbud RI, Katjung Marijan menandatangani MoU pembangunan museum ikan purba Coelecanth

Dirjen Kemendikbud RI, Katjung Marijan menandatangani MoU pembangunan museum ikan purba Coelecanth

MANADO – Mata pemerintah pusat dunia pariwisata kini tertuju ke Manado sebagai ibukota Provinsi Sulut. Satu per satu asset kepariwisataan menjadi pusat perhatian dan terus dipelototi.

Kali ini terkait pembangunan museum ikan purba Coelecanth yang berada di kawasan Megamas. Tak tanggung-tanggung, untuk menunjang pembangunan itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan miliaran rupiah membantu Pemkot Manado membangun museum tersebut.

Sebagai bukti, Dirjen Kemendikbud RI, Katjung Marijan, Rabu (18/11) telah menandatangani MoU bersama Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut di ruang Toar Lumimuut Pemkot Manado

MOU  Museum Coelecanth2“Semoga dengan di tanda-tanganinya kerja sama pembangunan Museum Ikan Purba Coelecanth yang bakal menjadi bangunan salah satu Icon Kota Manado baru ini, bisa menjadi daya tarik sendiri dalam membuka dunia pariwisata di Ibukota Propinsi Sulut Kota Manado kedepan,” kata GSVL, sapaan Wali Kota yang dikenal kaya ide membangun Manado.

Dia berharap pembangunan museum ini bisa selesai tepat waktu dan dijadikan salah Satu icon Kota Manado baru sebagai andalan untuk memikat dunia pariwisata di ibukota Provinsi Sulut.

“Selaku Pemerintah Kota Manado kami sangat bersyukur dan berterima kasih perhatian yang begitu besar ditunjukkan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Pendidikan Kebudayaan RI, yang telah bersedia dan menyalurkan proyek berbandrol miliaran rupiah tersebut di Kota Manado,” tukas GSVL.

Dia mengingatkan kepada pihak terkait seperti Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Dinas Pendidikan Kota Manado, agar bisa memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang ada dengan mengikuti semua aturan dan ketentuan berlaku seputar alokasi dana itu.

“Mari kita cegah hal-hal yang kita tidak inginkan terjadi di kemudian hari, dengan menghindari jeratan hukum dan lakukan sesuai mekanisme serta ketentuan yang ada,” pesa GSVL. (antoreppy)

 

Manado Fiesta 2017