IKLAN

Kemarau, Komoditas Ini Paling Menguntungkan Petani


Diuntungkan: Menjemur cengkeh di musim kemarau, imbasnya proses pengeringan hanya dua hari, Kamis (27/8) (foto:Kandi/manadoline)

Diuntungkan: Menjemur cengkeh di musim kemarau, imbasnya proses pengeringan cepat, Kamis (27/8) (foto:Kandi/manadoline)

MINSEL- Komoditas unggulan Sulawesi Utara (Sulut) khususnya pada sektor pertanian banyak merugi, tapi disisi lain satu keuntungan bagi para petani cengkeh di musim kemarau berkepanjangan sekarang.

Menurut data yang dirangkum www.manadoline.com beberapa waktu lalu, petani merugi akibat kemarau pada bercocok tanam padi dan jagung. Imbasnya harga beras melonjak dan jagung terancam gagal panen.

“Syukurlah, kalau saya sebagai petani yang saat ini sedang panen cengkeh, kemarau sangat diinginkan agar cengkeh cepat-cepat kering,”curhat Jhony K asal Minsel.

Biasanya kemarau, dua hari proses pengeringan selesai.”Itu mempercepat lah, disaat semua kebutuhan pokok naik, jadi cengkeh kering bisa langsung dijual, walau sekarang kalau dijual ke penampung yang langsung datang ke rumah turun tembus Rp 83 ribu,”beber Jhony, Kamis (27/8).

 

Manado Fiesta 2017