IKLAN

DPRD Minta Regulasi Investasi Ditinjau Kembali

Keberadaan Indomaret, Alfamart Ancam Usaha Warung


DPRD Minta Regulasi Investasi Ditinjau Kembali

Mona Claudia Kloer

Mona Claudia Kloer

MANADO – Pertumbuhan indomaret dan alfa mart yang begitu cepat kian mengancam keberadaan usaha warung. Pasalnya keberadaan usaha ritel tersebut tak hanya hadir di pusat-pusat perkotaan tetapi kini sudah masuk pelosok kelurahan.
Anggota DPRD Kota Manado Robert Tambuwun, mengaku cemas melihat pertumbuhan indomaret di Kota Manado belakangan ini. Karena pasar modern ini kian menjamur dimana-mana. “Kalau dulu, mini Market saja hanya bisa ditemui di pusat kota, sekarang ini sudah masuk ke kelurahan-kelurahan,” ujar Tambuwun kepada manadoline.com.

Robert Tambuwun

Robert Tambuwun

Politisi Hanura ini menilai berdirinya indomaret alfa mart di kelurahan-kelurahan, sudah tidak sehat buat perekonomian masyarakat. Masyarakat yang pada umumnya hanya mengandalkan usaha kecil seperti warung untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, harus bersaing dengan pasar modern yang secara manajemen dan pelayanan jauh diatas mereka.
Senada dengan Tambuwun, Politisi Gerindra Mona Claudia Kloer, menilai kehadiran indomaret alfa mart di kelurahan-kelurahan, harus ditinjau ulang keberadaannya, karena jelas sangat tidak menguntungkan buat masyarakat, apalagi indomaret berencana membuka 24 cabang di Manado.
“Soal tenaga kerja, indomeret dan alfa mart belum sepenuhnya menggunakan jasa tenaga kerja lokal. Kami akan melakukan pengecekan dilapangan apakah mereka menggunakan tenaga kerja lokal. Informasi yang kami dengar indomaret dan alfa mart menggunakan tenaga kerja dari luar daerah,” ungkap Mona.
Keduanya sepakat meminta Dinas terkait untuk mengatur kembali regulasi terkait hal itu, jika perlu dilakukan pembatasan penjualan pengembangan usaha Rite. (christian)

 

Manado Fiesta 2017