IKLAN

Kebakaran di Politeknik, 4 Rumah Hangus, Seorang Bayi Tewas Terpanggang


Seorang bayi berumur dua tahun, tewas terpanggang. (foto:ekaputra/manadoline)

Seorang bayi berumur dua tahun, tewas terpanggang. (foto:ekaputra/manadoline)

MANADO – Sebanyak 4 rumah di lingkungan 7 Politeknik Mapanget Manado, hangus setelah kebakaran hebat yang terjadi Kamis, (08/10) malam.

Nampak warga yang berada di lokasi kejadian histeris bersama pemilik rumah saat menyaksikan “Si Jago Merah” membakar 4 rumah warga tersebut. “Ohhh… Tuhan…!!!,” teriak warga pemilik rumah.

Menurut keterangan seoarang warga, api pertama kali terlihat dari rumah Keluarga Asar. Diduga akibat terjadi arus pendek listrik yang mengakibatkan terjadinya percikan api dan menimbulkan kabakaran hebat. Warga sekitar mencoba memadamkan api dengan menggunakan peralatan sederhana, sampai akhirnya 6 armada pemadam kebakaran milik Pemkot Manado tiba.

Ditengah kehebohan kebakaran tersebut, sejumlah warga mengungkapkan, seorang bayi berusia dua tahun diduga bernama Gratia Asar tewas terpanggang. “Itu Oma Abo pe cece baru umur dua tahun tabakar kong meninggal,” ujar sejumlah warga sekitar dengan dialeg Manado.

Sementara Oma Abo yang ditemani Opa Bei terus menangis dan tak henti-hentinya menanyakan bayi tersebut, bahkan Oma Abo tidak mengetahui kalau bayi dua tahun tersebut sudah tewas karena terbakar.

Sejumlah warga nampak ikut meneteskan air mata turut merasakan kesedihan yang dialami sejumlah warga yang menjadi korban kebakaran.

Sebanyak 12 warga yang menjadi korban kebakaran, harus mengungsi ke rumah-rumah warga sekitar (ekaputra)