IKLAN

Kasus Kebakaran Inul Vista Lanjut, Kapolresta Bantah di-SP-3


IMG-20160513-WA0010

Kapolresta Manado AKBP Suprayitno

MANADO – Beredarnya informasi tentang Kasus Kebakaran Karaoke Keluarga Inul Vista yang menewaskan 12 orang sudah akan dikeluarkannya Surat Penghentian Penyelidikan Perkara (SP-3) oleh Polresta Manado, dibantah langsung Kapolresta Manado AKBP Suprayitno. “Kata siapa ?, tidak ada, nanti tanyakan ke Reskrim lah,” katanya saat dikonfirmasi sejumlah wartawan pada Jumat (13/05).

Ia juga menambahkan, masih akan mempelajari kasus tersebut karena masih baru menjabat sebagai Kapolresta Manado. Saya masih akan mempelajari kasus satu persatu dan kemudian akan ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi ke Kejaksaan Negeri Manado, Pihak Kejari terkesan tertutup. Saat sejumlah wartawan ke ruangan Kasi Pidum Kejari Manado dimana Kasi Pidum Mieke Sumampouw kemudian melemparkan ke Kasi Intel Theodorus Rumampuk. Namun disaat ruangan, seorang staf Kasi Intel bernama Pingkan mengatakan, Kasi Intel tidak ada sedang keluar. “Silakan tanyakan langsung ke Kepala Kejari Manado,” ujar Pingkan. Saat ke Kejari Manado, beliau tidak berada di tempat.

Seperti diketahui sebelumnya, kebakaran naas tersebut terjadi pada 25 Oktober 2015 dan pihak Polresta Manado sudah menetapkan dua orang tersangka yakni DJ (selaku owner) dan FM (Manager Operasional Inul Vizta Manado) terjerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan korban jiwa. Kedua tersangka tersebut sempat dilakukan penahanan tapi saat ini keduanya tidak lagi di tahan. (ekaputra)