IKLAN

Kasasi Ditolak MA, Oknum Pejabat Pemkot Kotamobagu Bakal Dieksekusi Kejaksaan


 

Ivan R. Bermuli SH, Kasi Pidsus Kejari Kotamobagu. (yoan/manadoline)

Ivan R. Bermuli SH, Kasi Pidsus Kejari Kotamobagu. (yoan/manadoline)

KOTAMOBAGU – Eksekusi terhadap pejabat teras Pemkot Kotamobagu MHM alias Har terkait kasus rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2009, tinggal menunggu waktu. Kasi Pidsus Kejari Kotamobagu Ivan R. Bermuli SH mengatakan pihaknya saat ini tinggal menunggu surat salinan putusan Mahkamah Agung (MA) dan surat dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut untuk segera melakukan eksekusi.

Surat salinan dari MA itu, atas penolakan kasasi yang diajukan terdakwa Har atas putusan pengadilan. “Kasus tersebut terjadi di Kotamobagu maka kewenangan untuk ekskusi terhadap terdakwa akan dilakukan di Kotamobagu,” ujar Ivan, Selasa (26/5).

Sementara itu Har sendiri telah divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Manado satu tahun kurungan penjara karena terbukti dengan sah melakukan korupsi dengan sengaja memalsukan daftar khusus secara bersama-sama pada perekrutan CPNS tahun 2009. Seperti dilansir detik.com atas hasil lewat MA, kasus tersebut pada rekrutmen CPNS 2009 lalu, proses seleksi diwarnai permainan nilai hasil ujian.

Kasus bermula saat Pemkot Kotamobagu menggelar tes CPNS yang diketuai terdakwa Har sebagai ketua panitia tes. Saat digelar seleksi dalam beberapa tahap sejak Oktober hingga Desember 2009 dengan pendaftar sebanyak 4.559. Dari jumlah itu yang lolos seleksi administrasi sejumlah 2.929 orang yang berhak mengikuti ujian tertulis. Lalu 2.929 orang itu mengikuti ujian tertulis pada 24 Nopember 2009. Saat tim tengah mengoreksi pada dinihari, tiba-tiba keluar memo dari atasan terdakwa yang berisi sejumlah nama agar lolos menjadi CPNS.

Lalu terdakwa memerintahkan anak buahnya untuk mengubah hasil nilai lembar jawaban komputer (LJK) peserta ujian. Sehingga nama-nama yang ada dalam memo itu pun menduduki peringkat atas dan lolos jadi CPNS berbaur dengan 335 CPNS lainnya. Atas hal itu, Har lalu diendus penyidik dan dihadirkan ke meja hijau. Pada 11 Juni 2012, Pengadilan Negeri (PN) Manado menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara kepada Har karena terbukti melakukan korupsi dengan sengaja memalsu daftar khusus secara bersama-sama. Putusan ini dikuatkan Pengadilan Tinggi (PT) Manado pada 30 Agustus 2012. Kemudian tidak terima terdakwa Har yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Perikanan Peternakan Perkebunan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (DP4K & KP) Kota Kotamobagu mengajukan kasasi ke MA. (yoan)