IKLAN

Kapolda Sulut Geram Terhadap Oknum Yang Menakut-nakuti Masyarakat Dengan Bom


received_1066868350025289

Kapolda Sulut Brigjen Pol. Wilmar Marpaung saat meninjau langsung lokasi ditemukannya bingkisan diduga bom. (Foto ist)

MANADO – Pasca ditemukannya sebuah bingkisan yang diduga Bom di Masjid Ahmad Yani Manado. Kapolda Sulut Brigjen Pol. Wilmar Marpaung mangatakan akan mengusut tuntas siapa pelaku yang menakuti masyarakat dengan bom palsu tersebut. “Karena ini sudah merupakan tindakan meneror karena menakut-nakuti masyarakat apalagi ini rumah ibadah dan sangat sensitif, ” katanya geram.

Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung datang langsung ke lokasi kejadian dan memantau. Tim Gegana langsung ke TKP dan memeriksa apakah benar di depan masjid tersebut bom. Diduga berisi bom karena dalam tas tersebut berisi banyak kabel yang terhubung dengan aki (Batrei). “Ini bukan bom, kita coba mencari siapa meletakkan. Sampah dibungkus kemudian sengaja mereka meletakkan kabel di dalam kemudian di bungkus menyerupai bom, ” jelas Marpaung.

Pihaknya mencoba mencari siapa yang meletakkan barang tersebut. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulut AKBP. Wilson Damanik yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan ciri-ciri dari pelaku penaruh bingkisan tersebut. “Ciri-ciri pelaku sudah kami dapatkan dan sedang dalam proses penyelidikan” kata Damanik

Damanik juga menghimbau masyarakat tetap tenang dan jangan takut. “Disamping masyarakat harus waspada, tetap tenang tidak perlu menjadi takut terhadap pelaku teror ini karena kalau justru kita takut itu adalah tujuan mereka. Jadi, Kita tidak perlu takut tapi tetap waspada” himbau Damanik.

Pihaknya juga menjamin keamanan Sulut dari ancaman teror. “Polda Sulut menjamin keamanan di Sulawesi Utara ini dari orang-orang yang mencoba meneror di wilayah kita” tutup Damanik. (ekaputra)