IKLAN

Kantiandagho Terancam Susul 2 Rekannya Tersangka DAK 15 M


Arif Kanahau, SH

Arif Kanahau, SH

SITARO – Kasus dugaan penyelewengan penyaluran anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sitaro tahun anggaran 2012 lalu, terus bergulir.

Pihak Kejati Sulut yang tengah menseriusi kasus ini, kini telah menyeret dua nama sebagai tersangkanya, yakni DP alias Djayens, mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Dikpora yang kini menjabat sebagai Camat Sibar serta DK alias Denny selaku Sekretaris Dikpora.

Namun, informasi yang berkembang, SW Katiandagho, mantan Kepala dinas ketika itu bisa saja menjadi tersangka menyusul dua rekannya tadi. “Tidak mungkin sebagai kuasa pengguna anggaran dan juga pengambil keputusan tertinggi di SKPD terkait saat itu, oknum kadis tersebut tidak tahu adanya penyelewengan dalam penyaluran anggaran,” sebut salah satu PNS di lingkup Pemkab Sitaro yang namanya enggan dikorankan.

Kajati Sulut, TM Syahrizal SH MH melalui Kasie Penerangan Hukum (Penkum), Arif Kanahau SH saat di mintai tanggapan tidak membantah hal tersebut. Menurutnya hal bisa saja terjadi. “Tidak tertutup kemungkinan dalam hasil penyelidikan lanjutan nanti, ada tersangka lain yang berkaitan¬† dengan pertanggung jawaban Dana DAK ini,” sebutnya singkat pada sejumlah wartawan.

SW Katiandagho sendiri yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sitaro membantah keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Alasanya, saat penyaluran anggaran sekira Rp 15 miliar tersebut, ia sedang menjalani Pendidikan dan Latihan (Diklat) PIM 2 di Makasar. “Saat itu saya sedang menjalani PIM 2, lagipula dalam penyaluran dilakukan dengan langsung dicairkan ke rekening milik penerima bantuan anggaran dalam ini pihak sekolah,” kelit Kataidagho. (son)