IKLAN

Jelang Idul Fitri: Ini Tips Agar Pengeluaran Tak Bengkak 


 

Ilustrasi

Ilustrasi

MANADO-Memasuki Hari Raya Idul Fitri, pengeluaran baik pribadi maupun keluarga meningkat dibandingkan dengan bulan biasa, karena perkembangan sehingga muncul perumpamaan “Besar Pasak dari Pada Tiang”.

Rahmi, ibu rumah tangga kepada www.manadoline.com saat berbelanja kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri di Manado Town Square (Mantos) mengungkapkan, memang jaman sekarang keuangan kalau tidak dimanagement dengan baik, akibatnya kebutuhan paling pokok diabaikan seperti kebutuhan pendidikan anak, keluarga dan biaya hidup sehari-hari,”ungkap Rahmi.

Sebenarnya simple untuk mengatur keuangan keluarga khususnya di bulan suci Ramadhan dan jelang Idul Fitri contohnya berbuka puasa jangan berlebihan, mudik lebaran harus dengan kondisi keuangan sehat, jangan tidak menyiapkan anggaran mudik sehingga kita harus mengambil uang simpanan atau tabungan kita, berbelanja khususnya baju baru jangan berlebihan ingat kondisi keuangan keluarga, jangan lapar mata.

Dari tips tersebut, menurut Dr. Muhammad Syafi’i Antonio dilansir dalam bukunya Syariah Marketing mengatakan peta pemasaran di Indonesia tampaknya menunjukkan tanda-tanda pasar konsumer secara cepat mengalami pergerakan dan persaingan, jika pada pasar rasional konsumer membeli barang atau jasa dengan pertimbangan rasional misalnya, fungsi dan harga, pada pasar emosional dengan pertimbangan emosi misalnya, cita rasa personal, prestise, cita-diri.

Antonio mengingatkan, kondisi saat ini pasar mulai mempertimbangkan nilai baik, buruk, halal dan haram. Inilah barangkali menjelaskan mengapa pasar syariah di Indonesia menunjukkan tanda-tanda ke arah perkembangan yang pesat, dengan profitabilitas tertinggi di dunia. (srikandipangemanan)