IKLAN

Jadi Biang Kejahatan. Pabrik Miras di Manado, Bakal Ditutup


Arthur Patth

Arthur Patth

MANADO – Leluasanya peredaran minuman keras (Miras) di kota Manado, yang semakin tidak terkendalikan lagi kini menjadi perhatian serius dari pihak DPRD Kota Manado. Pasalnya, akibat peredaran miras banyak masalah sosial masyarakat yang terus terjadi seperti aksi tawuran antar kelompok bahkan kejahatan lainnya.
DPRD Kota Manado mulai mempertanyakan ijin sejumlah prabrik miras di kota Manado. Bahkan, kabar beredar bahwa salah satu pabrik miras seperti kasegaran di jalan wayang Kelurahan Calaca Kecamatan Wenang, hanya memiliki ijin berjualan bukan pabrik.
Arthur Paath, anggota DPRD Kota Manado mempertanyakan apakah sejumlah pabrik miras yang ada di kota Manado mengantongi ijin atau tidak. “Ini pertanyaan, apakah pabrik miras di Kota Manado memiliki ijin atau tidak. Apalagi ada pabrik yang menjalankan usahanya tidak sesuai dengan ijin,” ujar Paath.
Jika ditemukan ada pabrik miras tidak memiliki ijin atau usahanya tidak sesuai dengan ijin, dirinya mencurigai terjadi konkalingkong antara pihak pabrik dengan pemerintah kota (Pemkot). Alasannya, karena hal tersebut sudah berlansung cukup lama dan terkesan dibiarkan.
“Selain menutup pabrik tersebut, kami akan melaporkan kepada aparat penegak hukum bila terjadi permainan soal ijin,” tegasnya. (christian)