IKLAN

Jadi Ancaman Demokrasi, Jacko: Ayoo… Pemuda Cerdas, Lawan Golput di Pilkada  


Jackson Kumaat

Jackson Kumaat

MANADO – Pasca didiskualifikasi dua calon kepala daerah di Partai Golkar, yakni Elly Lasut untuk Cagub Sulut dan Jimmy Rimba Rogi di Pilwako Manado, potensi suara golput menyeruak.

Pasalnya, para pendukung kedua calon masing-masing mengaku kecewa dengan keputusan penyelenggara pemilu tidak menggolkan jagoan mereka. Kekecewaan itupun dituangkan untuk tidak memilih pada 9 Desember nanti.

Seruan golput paling gress pun terjadi di Kota Manado. Ribuan pendukung pasangan diskualifikasi, Jimmy Rimba-Boby Daud tak henti-hentinya menyerukan kegetolan mereka untuk tidak menjatuhkan pilihan ke 3 paslon Wali Kota Manado yang tersisa sekarang, yakni nomor urut 1, Harley Mangindaan-Jemmy Asiku, nomor urut 3, GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan dan pasangan nomor 4, Hanny Joost Pajouw-Tonny Rawung.

Fenomena inipun langsung menggelitik sosok Jackson Kumaat. Sebagai elemen pemuda, Jacko, sapaan akrab Ketua KNPI Sulut dua periode ini langsung mengambil langkah jitu dengan membentuk Tim Relawan Pemuda Cerdas.

Ini dibentuk untuk mengawal dan mensosialisasikan kepada masyarakar luas agar menyalurkan hak politik mereka 9 Desember nanti menuju masyaratar yang berdemokrasi dan untuk Kota Manado yang Lebe Bae lagi.

”Golput itu ancaman demokrasi, dengan demikian penting saya mengajak semua elemen pemuda di Sulut baik yang tergabung dalam tim Pemuda Cerdas maupun yang tidak agar melawan Golput.

Untuk mencegah ancaman ini, menurut Jacko, partisipasi pemuda dalam politik penting dijaga supaya daerah ini tidak dicap gagal berdemokrasi.

“Silahkan manfaatkan hak pilihnya masing-masing, kami Pemuda Cerdas yang tersebar di kecamatan, kelurahan dan lingkungan, selain berupaya sungguh-sungguh mewujudkan Pilkada aman, damai dan sukses, juga mengajak masyarakat memilih pemimpin cerdas yang tidak melupakan komitmennya kepada masyarakat,” seru Jacko. (antoreppy)