IKLAN

Insentif Rohaniawan Meningkat, Bukti Program Pro Rakyat Wali Kota GSVL


foto: dokumen doa rohaniawan terhadap kepemimpinan Vicky Lumentut dan Harley Mamgindaan

foto: dokumen doa rohaniawan terhadap kepemimpinan Vicky Lumentut dan Harley Mamgindaan

MANADO— Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) telah memberikan bukti mensejahterakan rakyat. Kerja keras jajaran Pemkot Manado pun terus menuai prestasi, pengakuan dan penghargaan selama hampir lima tahun.

Salah satu yang membanggakan adalah terkait pengelolaan keuangan yang dilakukan secara cermat, dimana sejumlah kantong Pendapatan Asli Daerah (PAD) Manado bisa digali dengan baik sehingga menunjukan peningkatan yang signifikan.

Imbasnya, 8 program unggulan yang dicetuskan sejak 2010 silam, semuanya terealisasi. Salah satunya dana insentif rohaniwan atau tokoh agama di Manado ikut naik dari Rp500 ribu per tahun menjadi Rp12 juta per tahun.

Untuk tahun 2015 ini, para rohaniawan ini sudah menerima dana insentif ini sebanyak dua kali, yang diberikan per triwulan atau sekali terima sebesar Rp3 juta. Artinya, untuk tahun ini sudah Rp6 juta yang diterima, dimana terakhir dana ini insentif diberikan pada Senin (8/6) lalu di Ruang Serbaguna Kantor Walikota, Jl Balaikota Tikala.

Rohaniawan: Ini Wujud Kepedulian Pemerintah Kota Manado

BAGAIMANA tanggapan para rohaniawan atas perhatian GSVL? “Ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap para rohaniwan di Manado, termasuk kepada gereja dalam hal ini hamba Tuhan. Kami sebagai gereja, akan terus mendoakan dan menyuarakan kepada jemaat untuk tetap terus menopang dan berperan aktif dalam mewujudkan segala program pemerintah di segala bidang,” kata Pdt. Astried Lumintang-Oley STh, Ketua BPMJ Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Yohanes Bunaken seraya berharap program ini akan terus berlanjut, karena sangat positif dan bermanfaat bagi para rohaniawan.

rohaniawan-walikota4“Program ini ikut membantu operasonal kami di gereja. Pak Walikota sering mengatakan bahwa peran rohaniawan sangat membantu pemerintah dalam membangun spiritual jemaatnya, termasuk ikut membantu mensosialisasikan program pro-rakyat pemerintah kepada masyarakat. Pak Walikota juga mengatakan dana insentif ini masih kurang, sehingga jika Tuhan berkehendak terpilih kembali sebagai Walikota Manado periode berikut, maka dana ini akan dinaikkan lagi. Kami bersyukur atas hal itu,” ungkap Pdt Glend Langi SH, Ketua Sidang Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Tumumpa.

Diakui mereka, program disusun Walikota GSVL saat berada di pesawat ini, sangat menyentuh langsung kepada masyarakat, karena ketika mencalonkan sebagai Walikota Manado pada 2010 silam, mensejahterahkan warganya merupakan komitmen yang tulus darinya.

“Dengan memberikan insentif kepada pemuka/pemimpin agama di Manado, ini merupakan komitmen pemerintah dalam memperhatikan warganya, termasuk rohaniawan. Program ini sangat baik, dan tentunya juga menjadi salah satu kebijakan Walikota dalam mempertahankan kerukunan antar umat beragama di Manado ini,” ucap Sufandi Siwi selaku Pengurus Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Manado. (anto/lipsus)