IKLAN

Ini Terget Pemeriksaan Ronny Sompie di Manado


Dirjen Imigrasi, Ronni Sompie diwawancara wartawan sesaat tiba di Bandara Samratulangi Manado. (foto:ist)

Dirjen Imigrasi, Ronni Sompie diwawancara wartawan sesaat tiba di Bandara Samratulangi Manado. (foto:ist)

MANADO – Selain menghadiri acara Hari Bhakti Imigrasi yang Ke- 66, kedatangan putra kawanua Ronny Sompie yang menjabat Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi ke Manado, akan melihat dari dekat tempat pemeriksaan imigrasi yang ada di kedatangan dan keberangkatan Bandara Samratulangi Manado.

“Meski saat ini Imigrasi hanya melayani satu penerbangan dalam seminggu 3 kali baik kedatangan maupun keberangkatan ke Singapura, tetapi hal tersebut harus diperhatikan serius sebagai tempat pemeriksaan imigrasi dimana kita harus dapat menjaga kedaulatan kita,” kata Dirjen Imigrasi Ronny Sompie, kepada wartawan di Bandara Samratulangi Manado, Rabu (27/01).

Lebih lanjut Sompie mengatakan, akan menggelar diskusi bersama PT. Angkasa Pura 1 tentang bagaimana kita membuat tempat pemeriksaan imigrasi ini dapat steril dan dapat dipastikan yang datang maupun pergi dan bisa dikendalikan apabila ada orang yang tidak bermanfaat masuk di Wilayah NKRI ini.

“Karena UU. No 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian menganut prinsip selective police yaitu pendekatan Selective Approach dan pendekatan Prosperity Approach,” ungkapnya.

Ditambahkannya penjaga pintu Bhumi Pura Wira Wibawa akan menjadi Sasanti dari Dirjen Imigrasi yang menjadi pintu gerbang terdepan di daerah perbatasan.

Mantan Kepala Divisi Humas Mabes Polri ini berharap ujung Tombak Tiga Serangkai di pedesaan yaitu Babinkamtibnas dari Kepolisian khusunya Polda Sulut, Kepala Desa dari Pemerintah Daerah, dan Babinsa dari TNI AD, bisa berperan untuk memberikan informasi terkait laporan orang-orang asing yang masuk serta merugikan Negara, yang selanjutnya akan langsung di Cek oleh pejabat Imigrasi.

“Kalau mereka Legal dan ada pidana yang lain, maka kita akan serahkan kepada aparat penegak hukum yang berkompeten sesuai pelanggaran hukum yang mereka lakukan,” Pungkasnya. (ekaputra)