IKLAN

Ini Salah Satu Lomba Diikuti 16 Pelajar pada LSE 2015


Salah satu mahasiswa yang ikut lomba pidato politik LSE 2015 (foto:Kandi/manadoline)

Salah satu mahasiswa ikut lomba pidato politik LSE 2015 (foto:Kandi/manadoline)

MANADO- Pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia tujuan utamanya untuk kesejahteraan masyarakat. Legislatif Sulut Expo (LSE) 2015 peduli pendidikan dan daerah dengan mengadakan lomba pidato politik dengan dua kategori yaitu karegori tingkat SMA/SMK dan perguruan tinggi se Sulut, Rabu (24/6).

Menariknya, semangat yang ditunjukkan peserta didik sangat antusias saat membawakan pidato dengan tema “Membangun Daerah Mandiri Untuk Kesejahteraan Masyarakat”, banyak pendapat dari siswa-siswi SMA/SMK dan mahasiswa mengenai tema tersebut. Umumnya berpendapat untuk mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Sulut mulai dari perkotaan sampai perdesaan dengan meningkatkan sumber tenaga kerja dan cerdas, kreatif dalam mencari pekerjaan yang mensejahterakan.

Namun itu juga bisa terlaksana jika ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat serta diantara pihak tidak ada saling menyalahkan agar kesejahteraan lebih mudah tercapai, membangun karakter diri itu sangat penting,”tutur salah satu peserta pidato dari Fakultas Pertanian Unika Dela Salle Yuspina.

Fokus acara lebih pada DPRD se-Sulut, DPR RI, MPR dan DPD. Itu tidak lengkap jika kegiatan LSE tidak melibatkan mahasiswa.“Diberikan kesempatan kepada siswa dan mahasiswa berpandangan mengenai pembangunan daerah mandiri untuk kesejahteraan rakyat,”ungkap ketua panitia Janni Kopalit saat hari pertama kegiatan LSE. Sore ini (Rabu-red) pidato sementara berlangsung di Atrium Mantos II yang disaksikan siswa, guru-guru, dosen dan pengunjung Mantos dengan tiga juri terbaik Steven Voges, Sethly Rindorindo, Ferry Assah. (srikandipangemanan)