IKLAN

Ini Permintaan Terakhir 6 Terpidana Sebelum Dieksekusi Mati


foto ilus

foto ilus

JAKARTA-Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan bahwa proses eksekusi mati terhadap enam terpidana mati oleh enam regu tembak sudah berlangsung dengan aman dan lancar. Dia mengaku sudah menerima berita acara dari para eksekutor di Nusa Kambangan, Cilacap dan Boyolali, Jawa Tengah.

“Sebagai bukti pidana mati, saya sudah menerima berita acara yang sudah disampaikan pihak di lapangan,” kata HM Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Sasana Pradana, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Minggu, (18/1).
Berita acara tersebut menjadi bukti bahwa perkara yang menyangkut enam terpidana mati tersebut sudah dinyatakan selesai atau ditutup. Pihaknya juga memperlakukan terpidana mati secara manusiawi. Ditandai dengan memberikan kesempatan untuk menyampaikan permintaan terakhir. “Semua hak hukum dari terpidana sudah dipenuhi. Ini suatu bukti kita tidak pernah melakukan semena-mena yang berakhir putusan pidana mati,” imbuh dia. Di antaranya mengabulkan permintaan terpidana mati. Tiga terpidana dikremasi dan tiga terpidana langsung dikuburkan. (metronews)

YANG DIKREMASI:
1.   Ang Kim Soei alias Kim Ho alias Ance Tahir (62)

Perempuan

Warga negara Belanda, lahir di Fakfak, Papua

Abu jenasah dibawa istrinya langsung ke Belanda

2.   Tran Thi Bich Hanh (37)

Warga Vietnam

Dikremasi di Semarang

Dimakamkan dekat makam pemuka agama yang membaptis

3.    Marco Archer Cardoso Moreira (53)

Warga Brazil

Dikremasi dan langsung dibawa oleh tantenya

 

YANG DIKUBURKAN:
1.     Namaona Denis (48)

Warga Malawi

Pekerjaan pengusaha

Langsung dimakamkan di Nusakambangan

2.  Daniel Enemuo alias Diarrassouba Mamadou (38)

Warga Nigeria

Atas permintaan istri, dibawa pulang ke negara asa

3.    Rani Andriani

perempuan

Warga Indonesia

Dibawa pulang ke Cianjur.