IKLAN

AKHIR 2015, PENINGKATAN PENYERAPAN ANGGARAN 6,27 PERSEN

Ini Perkembangan Evaluasi Realisasi Anggaran Sulut


AKHIR 2015, PENINGKATAN PENYERAPAN ANGGARAN 6,27 PERSEN

MANADO-Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) telah lakukan realisasi anggaran sampai akhir Desember 2015.

Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono, MDM

Gubernur Sulut DR Soni Sumarsono, MDM kepada wartawan saat selesai rapat bersama TEPRA di ruang Mapaluse Pemrov Sulut, Rabu (13/1)

TEPRA melaporkan dalam rapat pimpinan evaluasi dan pengawasan realisasi anggarannya Sulut, dihadiri Pj Gubernur Sulut DR. Soni Sumarsono, MDM serta jajarannya, di ruang Mapaluse kantor Gubernur Sulut.

Perkembangan dalam pelaporan evaluasi realisasi anggaran, menilai kinerja APBD Sulut status 31 Desember 2015 berhasil capai Rp. 2.693.171.312.364 atau 92,67 persen, dari total Pagu Anggaran Rp. 2.906.338.366.339.

Sedangkan target keuangan 90,00 persen, sehingga terjadi deviasi sebesar 2,67 persen dengan sisa anggaran Rp. 213.167.053.975.

Realisasi belanja tidak langsung dari pagu anggaran sebesar Rp. 1.512.489.435.885 realiasasinya Rp. 1.409.444.815.747 atau 93,19 persen dengan sisa anggaran Rp. 103.044.620.138.

Sedangkan belanja langsung dari pagu anggaran sebesar Rp. 1.393.848.930.454, realisasinya Rp. 1.238.726.496.617 atau 92,10 persen dengan sisa anggaran mencapai Rp. 110.122.433.837.

Dalam rapat tersebut membandingkan, kinerja APBD Sulut per 31 Desember 2014 lalu. Dimana pagu anggaran yang ditetapkan sebesar Rp. 2.579.764.121.333 realisasinya Rp. 2.228.914.611.258 atau 86,40%.

Menunjukkan pada 2015 terjadi peningkatan kinerja dalam penyerapan anggaran sebesar 6,27%

Selanjutnya, proses lelang secara elektronik rekapitulasi paket lelang APBD Provinsi Sulut per 31 Desember 2015 sebanyak 322 Paket, sudah dilelang 315 paket, 7 paket gagal lelang. Efisiensi Rp. 21.196.901.993 atau 3.51 persen.

Untuk proses lelang secara elektronik (E-Procurement) per 12 Januari 2016 terdapat 135 paket lelang, realiasasinya 112 paket selesai dilelang, sedangkan 23 paket masih dalam proses lelang. Efisiensi Rp. 23.482.635.200 atau 7,49 persen.

Sementara itu pendapatan 2015 dari target Rp.1.098.288.358.000 realisasinya Rp.1.012.848.137.232 atau 92,98 persen.

Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 dari pagu anggaran yang tersedia Rp66.891.890.000 realisasinya mencapai Rp. 63.726.292.143 atau 95,27 persen.

Gubernur Sumarsono mengatakan kepada wartawan selesai rapat tersebut bahwa kinerja SKPD memiliki potensi baik, melalui paket lelang.

“Paket lelang proyek yang telah dilakukan Desember 2015 merupakan perintah Presiden Joko Widodo murni perintah pak Presiden,”kata Sumarsono. (srikandipangemanan)