IKLAN

Ini Indikator Manado Maju Dipimpin GSVL yang Diakui Sumarsono


IPM ManadoMANADO – Penjabat Gubernur Sulut, Soni Sumarsono mengakui kemajuan Kota Manado 5 tahun dibawah kepemimpinan GS Vicky Lumentut sebagai Wali Kota bukan tidak memiliki bukti. Saat kunjungan kerja dan tatap muka dengan pejabat Pemkot Manado, Jumat (25/9), birokrat pusat yang banyak berkecimpung di Dirjen Otda menggaris bawahi  Indeks Pembangunan Manusia sebagai salah satu indikator kemajuan daerah.

Untuk Kota Manado sendiri, angka IPM tercatat yang paling tinggi di Sulawesi Utara selang tahun 2010-2014. Meskipun pengukuran pada tahun 2014 sudah menggunakan metode baru dengan tidak memperhitungkan angka melek huruf lagi, dan diganti dengan Harapan Lama Sekolah dan Rata-rata lama sekolah, Kota Manado berhasil mencatakan angka IPM 77,27.

Wali Kota, GS Vicky Lumentut melaporkan kemajuan dan kendala dihadapi Kota Manado kepada Penjabat Gubernur Sulut, Soni Sumarsono (duduk kedua dari kiri)

Wali Kota, GS Vicky Lumentut melaporkan kemajuan dan kendala dihadapi Kota Manado kepada Penjabat Gubernur Sulut, Soni Sumarsono (duduk kedua dari kiri)

Seperti dijelaskan Kabag Humas Pemkot Manado Franky Mocodompis, sesuai data BPS Kota Manado, mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Manado selama kurun waktu tahun 2010-2013 mengalami peningkatan setiap tahun.

Secara akumulasi, terjadi peningkatan sebesar 1,32 %, yaitu dari sebesar 77,28 % pada tahun 2010 menjadi sebesar 79,34 % pada tahun 2013. Capaian ini menunjukkan bahwa kesejahteraan penduduk Kota Manado telah mengalami peningkatan. Dibandingkan dengan kabupaten kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.

Indeks Pembangunan Manusia Kota Manado berada pada peringkat tertinggi. Bahkan dibandingkan dengan IPM Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado memiliki angka IPM yang lebih tinggi. “IPM Sulut sesuai metode baru dengan memperhatikan Harapan Lama Sekolah dan rata-rata lama sekolah, tertinggi di Sulut, yakni 77,27 persen,” tambah Kepala Bapeda Berta Assa. (tim)