IKLAN

Ini Dampak di Masyarakat Sitaro Akibat Semburan Lahar Dingin Karangetang


image

Masyarakat Sitaro menyaksikan semburan lahar Gunung Karagetang saat meletus beberapa waktu lalu

MANADO – Berdasarkan tinjauan lapangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemprov Sulut, Noldy Liow dan Kepala Dinas Sosial, Star Wowor ke Kabupaten Sitaro, mendapati beberapa dampak mengganggu aktifitas masyarakat di sana akibat semburan lahar dingin gunuhg Karangetang.

Untuk sementara jalur jalan ditutup, karena material dari lahar dingin yang menghantam beberapa rumah sebagai akibat hujan yang cukup lama dan deras. Warga yang terdampak bencana alam ini, harus ditampung dan diungsikan di tempat yang aman, diantaranya ;
1. Museum 87 KK, 301 jiwa (Lansia 38, Dewasa 177, SMA 7, SMP 12, SD 36, TK 4, Balita 18, Bayi 19).
2. Greja Siloam 7 KK, 24 jiwa.
3. Gereja Tampungan 21 Kk, 60 jiwa.

Sebelumnya, di desa Kora-kora, terdapat ada 6 rumah terkena awan panas, sehingga sejak 1 bulan 18 hari lalu, telah mengungsi. Namun hingga kini belum dapat kembali, disebabkan dampak lahar dingin rumah-rumah tersebut terkena lahar dingin, dengan total Jumla keseluruha pengungsi mencapai 115 KK, 385 jiwa.
Pemprov Sulut melalui Dinsos dan BPBD Sulut telah memberi bantuan Buffer stock untuk waspada dampak aktivitas Gunung Karangetan. (antoreppy/*)

 

Manado Fiesta 2017