IKLAN

Ini Alasan IKSSAT Gelar Musparlub


Pembukaan Musparlub IKSSAT Kota Bitung

Pembukaan Musparlub IKSSAT Kota Bitung

BITUNG-Ada 6 point pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua Umum Ikatan Kerukunan Sangihe Sitaro Talaud (IKSSAT) Kota Bitung, menjadi alasan untuk menggelar Musyawarah Paripurna Luar Biasa (Musparlub), Rabu (13/1), bertempat di Wisma Pelaut Kota Bitung. Untuk masa jabatan Pengurus IKSSAT Kota Bitung akan berakhir pada bulan November 2016.

“Pelaksanaan Musyawarah Paripurna Luar Biasa ini sudah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IKSSAT, alasan digelarnya Musparlub ini karena Ketua Umum IKSSAT Kota Bitung, Drs. Edison Humiang, MSi, telah melakukan pelanggaran berat,” jelas Sekretaris Jendral IKSSAT Kota Bitung, Mohctar Parapaga, saat membacakan laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan Musparlub.

Adapun 6 point daftar Pelanggaran Ketua Umum IKSSAT, Edison Humiang, adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan tindakan yang tidak terpuji tanggal 17 September 2015, pada saat memaksakan diri melantik Pejabat di jajaran Pemerintah Kota Bitung dengan melakukan adu argumentasi yang menimbulkan keresahan terhadap Wakil Walikota Bitung Bapak M. J. Lomban, SE, MSi yang menyandang Gelar Adat ‘Bataha Darame Nusa’ yang diberikan secara resmi berdasarkan Surat Keputusan nomor: 04/2013 dari Majelis Adat atas Rekomendasi dari Majelis Adat Kabupaten Sangihe.
  2. Tidak melaksanakan amanat Keputusan Rapat Kerja Pengurus Harian IKSSAT pada bulan Maret 2015, yang isinya mendukung Kader IKSSAT yang diakomodir Calon Walikota dan Wakil Walikota Bitung, diantaranya adalah Bapak Ir. Maurits Mantiri.
  3. Tidak melaksanakan konsolidasi organisasi sampai beberapa kali diingatkan oleh Majelis Adat.
  4. Mengingkari pernyataan untuk menggelar Musda pada tanggal 10 Desember 2015.
  5. Tidak mampu menjalankan hasil Rapat Majelis Adat dan Dewan Pakar tanggal 9 Januari 2016.
  6. Akibat ketidak pedulian terhadap membina dan menjalin hubungan yang harmonis sesama warga IKSSAT.

Enam point pelanggaran Ketua Umum IKSSAT Kota Bitung tersebut, ditandatangani oleh Majelis Adat IKSSAT Kota Bitung, ketua Pdt. Sostenes Darosa dan Wakil Sekretaris Pdt. Herman Bogar, serta Ketua Dewan Pakar DR. H. Bawuoh, MSi. (jones)