IKLAN

Ingin Untung, Agen Jual Gas ke Warung-warung


Anggota DPRD Kota Manado, Markho Tampi

Anggota DPRD Kota Manado, Markho Tampi

MANADO – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang terjadi di Kota Manado, diakibatkan oleh permainan para agen. Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Kota Manado Markho Tampi, Senin, (11/05).

“Kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Kota Manado, akibat ulah nakal para agen. Pasalnya, gas begitu mudah didapat di warung-warung sementara di pangkalan-pangkalan terjadi kekosongan,” kata Tampi.

Lebih lanjut, anggota Komisi D DPRD Kota Manado ini menegaskan agen sengaja menghentikan distribusi gas ke pangkalan dan kemudian menjalin komunikasi dengan pihak warung untuk meraup untung yang besar. “Distribusi ke pangkalan sengaja dihentikan sementara, kemudian gas dijual ke warung-warung karena ingin menikmati untung yang besar. Maski harga di warung berkisar di antara Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu, warga tetap membelinya karena kebutuhan,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini, meminta Pemerintah untuk menindak tegas agen-agen nakal yang sengaja membuat kelangkaan gas di daerah ini. Jika diperlukan lakukan inspeksi mendadak (sidak). (christian)

 

Manado Fiesta 2017