IKLAN

Ikrar LPK Khaira Ummah, Akan Dihadiri Beberapa Pejabat RI


received_988403794578902

LPK Khaira Ummah saat mengadakan press confrence. (Foto eka/ml)

MANADO – Dalam upaya memberantas aksi radikalisme dan terorisme yang cenderung berupaya memecah belah NKRI, dapat bisa berdampak negatif terhadap keamanan dan ketentraman masyarakat maupun iklim perekonomian dan pariwisata. Bahkan, peredaran narkoba yang saat ini begitu menjamur seakan tidak pernah menyerah merebut masa depan anak-anak bangsa. semua itu tidak hanya semata-mata dibebankan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum saja, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab seluruh elemen termasuk masyarakat.

Dari latar belakang tersebut, maka Lembaga Pemberdayaan Keumatan Khaira Ummah (LPK Khaira Ummah) Sulawesi Utara berinisiatif untuk memprakarsai sebuah gagasan solutif atas problematika yang dihadapi bangsa dewasa ini. LPK Khaira Ummah ini merupakan lembaga yang baru dibentuk dengan latar belakang dinamika dan pergumulan daripada masing-masing aktivis mahasiswa maupun pemuda dengan berlandaskan Ahlul Sunnah wal Jamaah namun menjiwai nuansa pluralisme, keberagaman, rasa kebersamaan sebagai sama-sama anak muda yang harus menegakkan apa yang sudah diperjuangkan oleh pendiri bangsa untuk menjaga NKRI sebagai harga mati. Pergerakkan lembaga ini lebih berdimensi kepada beberapa visi, advokasi kepada masyarakat, terjun di masyarakat, memberi pemahaman yang lebih kepada masyarakat, kemampuan leadership diberikan kepada masyarakat dan terpanggil dalam hal dakwah, menyangkut ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

Sebagai langkah awal, LPK Khairu Ummah sendiri akan menyelenggarakan kegiatan berupa Ikrar Kebhinekaan Bela Negara, Siaga Menanggulangi Radikalisme, Terorisme dan Narkoba, dengan maksud dan tujuan untuk mengawal dan menjaga kebhinekaan bela negara serta persaudaraan lintas iman terutama adalah menghadapi ancaman radikalisme, terorisme dan narkoba.

Kegiatan Seminar Sehari yang akan dilaksanakan pada Sabtu (13/2) akan mengundang Menteri Pertahanan, Jend (Purn) Ryamizard Ryakudu selaku keynote Speaker, Prof. Dr. KH Said Aqil Siraj, Ketum PB NU, Menteri Agama, H Lukman Hakim Saefudin, Kepala BIN, Letjen TNI (Purn) Sutiyoso, Kapolda Sulut, Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung, Kepala BNN Komjen Budi Waseso, Menpora Imam Nahrowi, Ketua PW NU Sulut, serta pejabat Negara lainnya.

Sekjen LPK Khaira Ummah Herry Anwar mengatakan Kegiatan yang akan diselenggarakan ini diantaranya seminar sehari dengan topik wawasan kebhinekaan Indonesia dan Bela Negara. “Seminar ini dilangsungkan dengan Ikrar kebhinekaan bela Negara Siaga menanggulangi radikalisme, terorisme, dan narkoba, tentu bertujuan memberikan edukasi pada masyarakat. Kami mengundang semua pihak agar bisa sama-sama berpatisipasi dalam kegiatan Seminar ini, baik tokoh agama, tokoh pemuda dan lembaga pemerintahan. Pentingnya keberagaman di Negara ini kita jaga secara bersama dengan melakukan program-program penting, tidak hanya Seminar Sehari dan selesai disini saja” kata Anwar. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017