IKLAN

Idul Adha Moment Strategis Mengaktualisasikan Makna Pengorbanan


Foto bersama Pengurus PHBI Kota Bitung usai Pawai Takbiran, Rabu (23/9)

Foto bersama Pengurus PHBI Kota Bitung usai Pawai Takbiran, Rabu (23/9)

BITUNG-Perayaan Idul Adha atau Hari Raya Qurban, adalah moment strategis bagi umat Muslim dalam menghayati serta mengaktualisasikan Ketaatan Nabi Ibrahim kepada Allah, dimana dia rela mengorbankan anaknya Ismail.

“Ini adalah bentuk pelajaran berharga bagi kita semua, untuk mengaktualisasikan makna sakral pengorbanan dan ketaatan Nabi Ibrahim dalam konteks kehidupan Beriman, ditengah kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Ketua Peringatan Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kota Bitung, H. Ifran Ramlan didampingi para pengurus PHBI, kepada manadoline.com, Rabu (23/9) malam.

Ia menjelaskan, menerjemahkan makna pengorbanan dan ketaatan bukan saja hanya kepada sesama umat Muslim, tetapi terhadap semua umat manusia dalam setiap konteks kehidupan. Ditengah multi agama, etnis, status sosial dan juga perbedaan pilihan politik di tahun Pilkada saat ini.

“Berkorban bagi sesama manusia yang membutuhkan, adalah hal yang paling prinsip ketika kita memaknai perayaan Idul Adha,” katanya.

Ramlan berharap, ditengah proses tahapan Pilkada tahun 2015, khususnya di Kota Bitung, enam pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bitung mampu memaknai pengurbanan Nabi Ibrahim dalam konteks berpolitik.

“Pemimpin harus mampu mengaktualisasikan pengorbanan dan Ketaatan Nabi Ibrahim dalam perilaku serta etika politik, berani berkorban demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (jones)