IKLAN

Hujan Terus Guyur Manado, Ini Laporan Pergerakan DAS Tondano dari Pos Pemantau Air


Pos Pemantau Air DAS Tondano di Kelurahan Dendengan Luar

Pos Pemantau Air DAS Tondano di Kelurahan Dendengan Luar

MANADO— Curah hujan hingga saat ini terus mengusik kenyamanan warga Kota Manado. Maklum, ibu kota Sulawesi Utara dikenal menjadi langganan banjir. Intensitas hujan sejak pag tadi, membuat seluruh warga Kota Manado terus meningkatkan kewaspadaan.

Jajaran Pemkot Manado bersama semua eleman peduli bencana Kota Manado spontan melakukan pemantauan di lapangan, tepatnya di semua lokasi banjir dan rawan tanah longsor.

Salah satu eleman, Bankom (Bantuan Komunikasi) Garda Sakti hingga saat ini terus siaga di Pos pemantauan Air DAS Tondano yang berlokasi di Kelurahan Dendengan Luar. “Ada juga sejumlag anggota Bankom juga sudah tersebar di kecamatan-kecamatan. Terutama di titik-titik rawan bencana. Kami saling berkoordinasi dan menginformasi kondisi terjadi di lokasi masing-masing,’’ kata Kabid Humnas Bankom Garda Sakti, Abdul Halim dari Pos Pemantau Air Dendengan Luar.

Hingga saat ini kondisi DAS Tondano belum mengkuatirkan meski debit air naik. Berikut laporan Bankom yang stand by memantau kondisi DAS dari Pos Pemantau Air Dendengan Dalam sejak pukul 11.00 Wita hingga pukul 16.30 Wita:

  • Pukul 11.15 Wita ketinggian air mencapai 90 cm
  • Pukul 11.50 Wita ketinggian air mencapai 95 cm
  • Pukul 12.40 sampai 13.20 Wita ketinggian air bertahan di 107 cm
  • Pukul 14.10 Wita ketinggian air 104 cm turun 102 cm
  • Pukul 14.35 Wita naik menjadi 105 cm
  • Pukul 15.10 Wita naik dari 107 cm menjadi 109 cm.
  • Pukul 15.30 Wita ketinggian air capai 1 meter.
  • Pukul 15.50 Wita naik menjadi 1,18 meter
  • Pukul 16.00 Wita naik mencapai 1,20 meter.
  • Pukuk 16.10 Wita naik menjadi 1,24 meter