IKLAN

Honorer Pemkab Boltim Dua Bulan Tak Terima Gaji


 

Ilustrasi: Tenaga Honorer

Ilustrasi: Tenaga Honorer

BOLTIM – Sudah dua bulan sejumlah honorer Pemkab Boltim belum diterima hak mereka alias gaji. “Kami (honorer) sudah dua bulan belum terima gaji. Alasannya karena belum ada surat keputusan (SK),” ujar salah seorang tenaga honorer yang meminta namanya tak ditulis, Kamis (6/8).

“Dengar-dengar sejumlah SKPD lambat dalam memberikan gaji kepada honorer,” tambah mereka sambil menyebut tenaga honor dengan PNS, sama-sama bekerja. Bahkan tenaga honorer yang justru lebih rajin PNS.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD), Darwis Lasabuda mengungkapkan belum dibayarkan gaji mereka (honor) adalah tanggungjawab kepala satuan kerja.
“SK ada, saat ini kita sedang evaluasi kehadiran lebih dari 900 honor untuk SK enam bulan kedepan. Kalau mereka tak masuk kantor salah sendiri. Kita akan berhentikan,” tegasnya.

Dia mengakui banyak tenaga honor yang malas dan hanya membebani keuangan daerah. Padahal pemkab hanya membutuhkan 500 tenaga namun kebijakan bupati untuk menampung putra daerah yang belum memiliki pekerjaan. Tapi banyak yang malas.

Sementara itu Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Ir Muhammad Assagaf mengaku heran karena jumlah tenaga honorer terus bertambah. Padahal dengan bertambahnya Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga honor harus berkurang. “Kita mendapat sorotan tim evaluasi anggaran di provinsi karena tingginya dana untuk membiayai honorer,” beber sekkab. (yoan)