IKLAN

Hari Ini Sambangi Polda Sulut, Komnas PA dan DPD RI Dorong Penyidik Usut Kasus Seksual Siswa SDH


Arist Merdeka Sirait

Arist Merdeka Sirait

MANADO—Kasus dugaan pelecehan seksual anak di Sekolah Dian Harapan (SDH) Manado, dengan korban siswi Playgroup berumur 4 tahun, akhirnya berbuntut panjang. Pasalnya, selain berproses hukum di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Subdit Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sulut, kasus ini pun turut bermuara ke Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, yang Kamis (12/3) siang langsung turun lapangan melakukan pengecekan kasus tersebut.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait bersama anggota DPD RI Maya Rumantir, didampingi pemerintah Kecamatan dan Kelurahan, tiba di SDH untuk melakukan klarifikasi dengan pihak sekolah. Sayangnya, kehadiran Komnas PA dan DPD RI rupanya tidak dihiraukan pihak sekolah. Bahkan, hingga pukul 13.00 Wita, sempat terjadi saling lempar tanggungjawab, dan terkesan pihak sekolah enggan menerima kedatangan kedua lembaga tersebut. Sontak saja, situasi itu membuat Sirait dan Rumantir geram serta memilih keluar halaman sekolah, akibat pertemuan itu gagal dilakukan.

Kepada wartawan Sirait mengaku kecewa dengan sikap dan sambutan yang diberikan pihak SDH. Dengan nada kesal, Sirait menyatakan, pihak sekolah terkesan menolak kedatangan mereka, serta tidak berani memberikan klarifikasi terhadap tuduhan dan sangkaan kasus pelecehan seksual tersebut. Ia pun berkesimpulan, SDH tidak mau memberikan keterangan soal sangkaan guru, yang melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap anak balita di sekolah tersebut.

“Kami kecewa terhadap pengelola sekolah ini. Itikad baik kami dengan Ibu Maya Rumantir, ingin bertemu dengan kepala sekolah tapi ditolak. Itu artinya, pihak sekolah menolak kehadiran kami. Hal ini membuat kami kecewa. Kekecewaan kami yang kedua adalah, kami tidak dilayani dengan baik. Nah, kami mengambil kesimpulan juga, bahwa pihak sekolah menutup-nutupi masalah ini,” kata Sirait.

Sementara Kapolda Sulut Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga SH MHum melalui Kabid Humas AKBP Wilson Damanik SH ketika dikonfirmasi terkait rencana kedatangan Komnas PA dan DPD RI ke Mapolda Sulut, Jumat (13/3) hari ini, pihaknya akan menerima dan siap melakukan pertemuan untuk menyelesaikan kasus dugaan kekerasan seksual di SDH. “Tentu kami akan menerima kedatangan mereka,” jelas Damanik. (alen)