IKLAN

HANI Terbukti Pengguna Narkoba Sentuh Empat Juta Jiwa


Kepala BNN Sulut, Brigjen Pol Sumirat dan Kepala BNN Manado, AKBP Elly Sopacolly foto bersama staf di sela-sela Upacara Hari Anti Narkoba Internasiona (HANI) 2016 di Kantor Gubernur Sulut

Kepala BNN Sulut, Brigjen Pol Sumirat dan Kepala BNN Manado, AKBP Elly Sopacolly foto bersama staf di sela-sela Upacara Hari Anti Narkoba Internasiona (HANI) 2016 di Kantor Gubernur Sulut

MANADO– Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat Sulawesi Utara (Sulut) ditandai dengan angka prevalensi penyalahguna narkotika cenderung naik dari tahun ke tahun dengan berbagai temuan.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan hasil survey penyalahgunaan narkotika menunjukan 2015 prevalensi sebesar 2,20% atau lebih dari 4 Juta orang terdiri dari penyalahguna pakai, teratur pakai, maupun pecandu.

Lanjutnya, BNN juga berhasil mengungkapkan 72 jaringan sindikat narkotika baik nasional maupun internasional terdiri jaringan sindikat Tiongkok, Malaysia, Afrika Barat, Timur Tengah, Pakistan, China dan sindikat jaringan ganja alias Aripin.

Sedangkan barang bukti berhasil disita, terdiri narkotika jenis sabu sebesar 1,8 ton, ekstasi 707.864 butir, ganja 4,1 ton dan lahan ganja seluas 69 hektar,”ujar Kandouw pada upacara HANI di halaman Kantor Gubernur, Senin (27/6).

Astaga! Sulut Kategori Kritis Narkoba

Senada dengan itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulut Drs Sumirat Dwiyanto MSi disela-sela upacara HANI mengungkapkan Sulut termasuk peringkat ke lima di Indonesia dengan penyalahgunaan narkona sebanyak 42.876 orang tingkat prevalensi sebesar 2,43 persen. (Kandi/Hm)