IKLAN

PEMKOT MANADO GELAR HALAL BI HALAL


image

Wali Kota GS Vicky Lumentut foto bersama para tokoh umat muslim di acara Halal Bi Halal Pemkot Manado, siang tadi

Menyatu Dalam Kebersamaan

MANADO – Pemkot Manado, Rabu (12/8) siang tadi menggelar Halal Bi Halal. Kegiatan religi itu berlangsung di Aula Serbaguna kantor Wali Kota Manado. Para tokoh agama muslim serta ribuan warga muslim bersama sejumlah PNS dan pejabat Pemkot Manado mengikuti kegiatan kerohanian itu dengan khusyuk.

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut berharap, Halal Bi Halal harus dimaknai dengan saling memaafkan dan mengasihi bisa terus dipraktekkan warga masyarakat Kota Manado khususnya menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember Mendatang.

image

Wali Kota Vicky Lumentut saat membawakan sambutan Halal Bi Halal Pemkot Manado

 

Wali Kota GSVL: Jangan Rusak Kebersamaan Ini Hanya Karena Pilkada

MELALUI kegiatan religius Halal Bi Halal yang digelar Pemkot Manado, Wali Kota GS Vicky Lumentut kembali mengingatkan, Kota Manado 9 Desember nanti akan menggelar Pilkada serentak. GSVL, sapaan Wali Kota menitip pesan, kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan Halal Bi Halal ini jangan tercoreng karena siklus Pilkada.

Menurutnya, Pilkada digelar lima tahun sekali. Namun kebersamaan masyarakat Kota Manado itu selama-lamanya. “Mari terus jaga kebersamaan ini untuk selama-lamanya,” pinta GSVL.

 

Ribuan umat muslim khusyuk mengikuti jalannya Halal Bi Halal yang dilaksanakan Pemkot Manado

Ribuan umat muslim khusyuk mengikuti jalannya Halal Bi Halal yang dilaksanakan Pemkot Manado

Hajatan Halal Bi Halal ini juga menurut GSVL jangan dijadikan hanya kegiatan seremonial belaka. “Tapi bagaimana kita umat kepeceryaanNya, bisa terus memaknai dengan terus saling memaafkan dan mengasihi,” pinta GSVL, sapaan Wali Kota yang hadir ikut didampingi istri tercinta First Lady Manado, Julyeta Paula Lumentut-Runtuwene yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Manado.

Orang nomor di ibukota provinsi Sulut ini juga berharap,  jangan hanya karena siklus lima tahunan Pilkada bisa merusak hubungan harmonis baik antara suami dan istri, orang tua dan anak, maupun di antara keluarga serta tetangga yang ada disekitar. “Pilihan boleh berbeda, tapi yang utama adalah kita harus jaga ikatan kekeluargaan yang harmonis aman dan damai. Alangkah Bahagianya Hidup Rukun dan Damai,” ujar GSVL. (anto/lipsus)