IKLAN

Hakim Gelar Tertutup, Keluraga Korban Histeris, Sidang Pembunuhan Pasar Bobo Nyaris Ricuh


MANADO—Setelah didakwa dengan pasal berlapis atas kasus pembunuhan sadis dengan melakukan 35 tikaman terhadap Yusuf Antara, di kompleks Pasar Bobo Kelurahan Bailang Lingkungan I Kecamatan Bunaken. Sidang dengan terdakwa JS alias Valdo (15) yang digelar Kamis (12/3), nyaris ricuh. Pasalnya, keluarga korban tidak terima pembunuhan yang dilakukan terdakwa. Alhasil, sidang digelar tertutup dan dijaga ketat oleh puluhan polisi bersenjata lengkap.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Lucky Kalalo SH dan Frankllin B Tamara SH MH, serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ollivia Pangemanan SH juga menghadirkan teman terdakwa, CB alias Christian (terdakwa dengan berkas terpisah) dan Ronald Ismail. Dalam kesaksian Ronald, saat akan membeli rokok ia bertemu dengan korban. “Saya, terdakwa dan Christian hendak membeli rokok dan bertemu dengan korban dijalan. Karena takut, saya saat itu langsung lari ke rumah tante,” ujar saksi Ronald.

Lain lagi dengan Christian yang mengaku, kalau waktu minum-minuman keras, terdakwa Valdo sedang membawa pisau untuk mengupas buah mangga dan setelah itu membeli rokok. “Sekitar jam 12 saya bersama Valdo dan Ronald pergi beli rokok, di jalan kami bertemu dengan korban dan korban mengatakan ‘woi’, motor langsung di hentikan. Korban katakan kalau sudah hafal wajah kami. Ketika kami turun dari motor, korban langsung lari Pak Hakim,” aku saksi Christian.

Lanjut dikatakan Christian, usai membeli rokok, ketiga pemuda ini bertemu lagi dengan korban yang kala itu korban langsung menujuk jari telunjuk ke arah kami. “Valdo langsung mengejar dengan motor, sementara saya berlari. Setelah itu korban sudah pusing-pusing mendekati saya, sontak karena takut, saya langsung menikam korban sebanyak 6 sampai 7 kali dan korban terjatuh. Sementara Valdo menahan saya dan mengatakan bahwa dia sudah lebih dulu menikam korban,” tutur Christian. (alen)