IKLAN

DEBAT KANDIDAT PASLON WALI KOTA MANADO

Hadapi MEA, GSVL-MOR Siap Latih Ketrampilan Gratis 17 Ribuan Pengangguran di Manado


DEBAT KANDIDAT PASLON WALI KOTA MANADO

 GS Vicky Lumentut didampingi Mor Bastiaan (tengah) saat menjawab pertanyaan panelis dalam debat kandidat 3 paslon Wali Kota Manado

GS Vicky Lumentut didampingi Mor Bastiaan (tengah) saat menjawab pertanyaan panelis dalam debat kandidat 3 paslon Wali Kota Manado

MANADO – Debat Terbuka 3 Paslon Wali Kota dan Wawali Manado yang berlangsung di sore ini di Grand Kawanua International Convention (GKIC), Kairagi berlangsung tegang.

Masing-masing pendukung saling nyindir pendukung pasangan lain saat jagoan mereka usai menjawab pertanyaan dari panelis masing-masing akademisi Dona Setia Budi, Tommy Sumakul, Ferry Liando dan Denny Karwur.

Sesi pertanyaan pertama dalam debat yang dipandu Paul Saerang, pasangan nomor urut 1, Harley Mangindaan-Jemmy Asiku mendapat pertanyaan terkait kerukunan dan keamanan Kota Manado.

Sementara nomor urut 3, GS Vicky Lumentut-Mor Bastiaan mendapat pertanyaan terkait kesiapan Kota Manado menghadapi pasar bebas ASEAN atau MEA.

Sedangkan pasangan nomor urut 4, Hanny Joost Pajouw-Tonny Rawung terkait kesiapan mereka jika menjadi Wali Kota dan Wawali untuk memanimalisir kemacetan.

GSVL, sapaan Lumentut dengan lantang menjawab kesiapan dirinya dengan Mor menghadapi pasar bebas ini dengan membangun Balai Latihan Kerja (BLK).

“Sekarang ini ada sekitar 17 ribuan pengangguran di Kota Manado. Mereka itu akan kita latih sesuai latar belakang ketrampilan mereka masing-masing agar menghadapi MEA mareka siap pakai,” kata GSVL disambut aplaus pendukungnya.

Ini dilakukan GSVL-MOR menjaga jangan sampai pasar bebas tiba, Kota Manado dibanjiri tenaga kerja luar.

“Sementara di Manado sendiri masih banyak yang butuh pekerjaan. Nah, ini kita akan antisipasi dengan memberikan ketrampilan mereka. Dan akan mendapat sertifikasi tidak dipungut biaya. Gratis semuanya,” pungkas GSVL. (antoreppy)