IKLAN

Guru se-Kecamatan Wenang Curhat ke Wali Kota GSVL


Wali Kota GS Vicky Lumentut menjelaskan rinci mekanisme pencairan TPP Guru, dan sertifikasi dan uang makan minum kepada ratusan guru se Kecamatan Wenang

Wali Kota GS Vicky Lumentut menjelaskan rinci mekanisme pencairan TPP Guru, dan sertifikasi dan uang makan minum kepada ratusan guru se Kecamatan Wenang

MANADO – Seakan tak pernah merasa capek, Wali Kota GS Vicky Lumentut terus mencuri waktu sibuknya untuk bertemu dan bertatap muka dengan ratusan guru di setiap kecamatan di Kota Manado. Seperti Senin (31/8), untuk kesekian kalinya secara maraton GSVL, sapaan Wali Kota mendengar secara langsung unek -unek mereka terkait hak para guru.

Kali ini guru-guru se Kecamatan Wenang. Pertemuan bertempat di Sekolah YPKM Jalan DR Sutomo. Diperkirakan sebanyak ratusan guru, mulai Guru SD, SMP, SMA/SMK mendengar langsung penjelasan orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini. “Ternyata sampai saat ini masih ada saja pihak guru yang belum tahu persis soal penyaluran dana sertifikasi, TPP guru, dan uang makan minum,” kata GSVL.

Di Kota Manado menurut GSVL,  total jumlah guru mencapai 4100 guru. Untuk itu dia harus menjelaskan mekanisme pencairan  sertifikasi, TPP Guru dan uang makan minum per kecamatan. “Berarti sebelas kali saya berdialog dengan guru sebab kalau serentak atau sekali penjelasan, saya yakn akan mubasir karena pasti ada yang tidak dengar atau mengerti,” ujar GSVL.

Menjaga jangan sampai itu terjadi, GSVL harus meluangkan waktunya secara maraton menggelar pertemuan di setiap kecamatan dengan ikut menghadirkan instansi teknis terkait seperti Dinas Pendidikan, Badan Keuangan serta BKD. “Terus terang saya tak bosan-bosan datang menemui saudara-saudara para guru untuk menjelaskan panjang lebar mekanisme penyaluran hak-hak kalian tadi agar tidak menimbulkan prasangka maupun dosa dikemudian hari dengan menuding atau memfitnah Walikota atau Kadis Diknas so pakai atau kase bunga itu hak guru. Ini yang perlu dijelaskan dan diluruskan,” tegas GSVL disambut aplaus sukacita 800-an guru yang hadir. (anto/advnews)