IKLAN

Gugurkan E2L-DB, Rompas : Itu Pelanggaran Dilakukan KPU Sulut


Surat keterangan dari Pengadilan Negeri Manado

Surat keterangan dari Pengadilan Negeri Manado

MANADO-Tim pemenangan Elly E Lasut- David Bobihue terus berjuang agar kedua pasangan yang diusung oleh Golkar, Hanura, PKPI bisa maju bertarung di Pilgub 9 Desember 2015.

Ini dibuktikan sejak Selasa (25/8) tim pemenangan Eĺly Lasut telah melaporkan KPU Sulut ke Bawaslu. Dan sejak hari itu juga sampai Rabu (26/8) tim pemenangan sudah ada beberapa yang dipanggil Bawaslu Provinsi untuk dilakukan klarifikasi atas laporan tersebut.

Viktor Rompas selaku ketua tim pemenangan didampingi Hesti Sondakh menjelaskan,  bahwa inti laporan yang mereka ajukan ke Bawaslu Provinsi yaitu soal hasil penetapan  KPU Sulut No: 35/Kpts/KPU-Prov-023/PILGUB/2015 tentang penetapan calon gubernur dan wakil gubernur tahun 2015 yang diduga telah terjadi pelanggaran.

Kepada manadoline.com, Rompas membeberkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh KPU Provinsi. Yaitu KPU Sulut secara sengaja tidak memberitahukan secara tertulis kepada partai politik, gabungan parpol pengusung pasangan calon atas nama dr Elly E Lasut dan David Bobihue Akib sebagaimana yang diatur dalam pasal 49 ayat1,2,3 UU No 8 tahun 2015 tentang perubahan atas peraturan KPU No 9 tahun 2015 tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota.

” KPU Provinsi Sulut tidak memberikan kesempatan atau memperbaiki hasil penelitian yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam waktu tiga hari. Hal ini melanggar pasal 49 ayat 4 UU No 8 tahun 2015 tentang pencalonan gubernur, wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali Kota dan wakil walikota,” tegas Rompas.

Lanjut Rompas, kami juga menduga KPU Sulut telah dengan sengaja menambahkan persyaratan kelengkapan administrasi bagi pasangan calon  Elly E Lasut dan David Bobihue Akib sesuai dengan keinginan, penafsiran yang tidak diisyaratkan dalam syarat calon sesuai PKPU No 12 tahun 2015  tentang Perubahan atas PKPU No 9 tahun 2015.

“Penambahan keterangan Model BA.HP PERBAIKAN-KWK yang dijadikan dasar KPU Sulut  untuk menganulir pasangan E2L-DB adalah tindakan yang melampaui kewenangan KPU. Karena sesuai persyaratan telah dilengkapi yaitu pengumuman mantan narapidana di media lokal dan nasional,” kata Rompas.

Hal menarik juga yang dilampirkan oleh tim pemenangan Elly Lasut ke Bawaslu adalah surat keterangan dari Pengadilan Negeri Manado No W19.U1/759/HK.03/VII/2015.

Inti surat keterangan dari Pengadilan Negeri Manado tertanggal 28 Juli 2015 yang ditandatangani Ketu PN Manado Wayan Karya SH MHun. Yaitu Tidak mencabut hak pilihnya berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Tidak sedang menjalani hukuman pidana dan tidak terlibat dalam kegiatan yang telah menghianati negara kesatuan RI yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang.

Terkait surat keterangan Elly Lasut dari Pengadilan Negeri Manado, Yessi Momongan yang sempat dikonfirmasi mengakui surat keterangan dari PN Manado itu sudah di teliti dan memenuhi syarat. ” Dari 10 item ada 1 item yang tidak memenuhi syarat,” ungkap Momongan.(mom)