IKLAN

PARTAI GOLKAR DIMINTA SIAPKAN CALON PENGGANTI

Gugatan Ditolak Bawaslu, E2L Batal Maju Calon Gubernur


PARTAI GOLKAR DIMINTA SIAPKAN CALON PENGGANTI

SERIUS: Ketua Bawaslu sedang membaca amar putusan

SERIUS: Ketua Bawaslu sedang membaca amar put

MANADO-Setelah melakukan persidangan secara marathon di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara.

Akhirnya Bawaslu menolak  gugatan sengketa pemilukada yang diajukan pasangan Elly E Lasut dan David Bobihue Akib terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara.

Putusan ini dibacakan Komisioner Bawaslu Herywin Malonda, Johni Suak, Samsul Risal Musa, Rabu (16/9) mulai pukul 21.00 Wita sampai pukul 22.30 Wita.

Alasan Bawaslu menolak gugatan yang diajukan oleh E2L-DBA karena status Elly Lasut yang  memang narapidana meskipun sedang menjalankan  status bebas bersyarat atau klien Balai Pemasyarakatan.

“Meskipun Eĺly Lasut sedang menjalani status bebas bersyarat tapih ia juga sedang menjalani sisa hukum sampai status bebas bersyarat itu selesai,” jelas isi amar putusan yang dibacakan secara bergantian oleh ketiga komisioner Bawaslu ini.

Dengan alasan inilah Bawaslu menolak sebagian dari gugatan yang diajukan oleh E2l-DBA rabu kemarin. Dan menyatakan bahwa putusan yang dilakukan oleh Komisioner KPU yang dikomandoi Yessi Momongan adalah sudah sesuai aturan.

Dalam amar putusan yang dibacakan secara bergantian oleh Herwyn Malonda, Johni Suak serta Samsul Risal Musa meromendasikan kepada KPU agar memberikan kesempatan pada partai Golkar dan partai Koali yaitu PKS dan PKPI untuk melakukan pergantian calon gubernur dan wakil gubernur yang baru, dalam waktu 7 hari.

Dan memulihkan nama baik dari calon wakil gubernur David Bobihue Akib serta partai pengusung.

Sementara itu, usai sidang Ketua KPU Sulut, Yessin Momongan didampingi dua komisioner Ardiles Mewoh dan Fahrudin Noah menyatakan semua amar putusan dari Bawaslu akan mereka patuhi.

Termasuk memberikan kesempatan kepada partai Golkar untuk menyiapkan calon gubermur dan wakil gubernur yang baru.

Sedangkan Kuasa Hukum E2L-DBA, Febro Takaindengan soal amar putusan dari Bawaslu. Kepada wartawan ia menyatakan akan melakukan koordinasi dengan Elly E Lasut.

Hal menarik yang terlihat dalam persidangan kemarin, Elly Lasut tidak menghadiri sidang putusan. Yang duduk sidang hanya Kuasa Hukum Febro Takaindengan dan Ketua Tim Pemenangan Viktor Rompas serta calon wakil gubernur David Bobihue Akib.

Sementara Johni Suak  yang sempat dikonfirmasi menyatakan putusan Bawaslu itu sudah seadil-adilnya.

 

” Putusan Bawaslu Provinsi ini akan menjadi acuan ke Kabupaten/Kota se-Indonesia yang telah meloloskan calon yang masih berstatus bersyarat,”jelas Suak. (mom)