IKLAN

GSVL Beri Tissu Lalu Cipika Cipiki, Imba: Kita Musti Kase Tunjuk pa Lebe Muda Berpolitik Santun


image

Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Imba Rogi cipika cipiki jadi pusat perhatian jemaat GMIM Galilea Tuminting

MANADO – Perayaan HUT ke 41 Jemaat GMIM Galilea Teling, Minggu (13/9) menjadi momen mempererat tali persaudaraan antar sesama jemaat, terlebih dua tokoh yang diundang hadir, Wali Kota GS Vicky Lumentut dan Jimmy Rimba Rogi, mantan pimpinan GSVL, sapaan Lumentut yang Pilkada Manado, 9 Desember nanti kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota.

Imba, mantan Wali Kota periode 2005-2010 lalu maupun GSVL menjadi pusat perhatian ratusan pasangan mata jemaat yang hadir ketika itu.  Dua-duanya  menunjukan sikap simpatik saat didaulat membawakan sambutan. GSVL atas nama Pemerintah Kota Manado menghormati dan menghargai Imba sebagai senior, begitu pun sebaliknya Imba menyadari diriya dalam pencalonan ini sebagai calon Wali Kota tertua dibanding calon lainnya.

“Kakak deng ade baku sapu, mar baku sapu di Pilkada, bukang pribadi. Kita calon yang paling tua, jadi musti kase contoh pa yang lebe muda bagimana berpolitik yang santun,” ungkap Imba. Menariknya, GSVL yang masih menganggap Imba seniornya sekaligus kakak sempat memberikan tissu ketika melihat Imba sudah berkeringat disela-sela membawakan sambutan mewakili tamu dan undangan.

image

Imba Rogi dan istri Irawati Rogi-Saleh bersama Wali Kota GS Vicky Lumentut serta jajaran pejabat Pemkot Manado membawakan puji-pujian di HUT ke 41 jemaat GMIM Galilea Teling. (foto-foto humas)

Sikap bersahabat Imba dan GSVL yang menjadi pusat perhatiaan jemaat sejak awal berubah menjadi haru yang tak bisa tertahankan. Jemaat pun menyambut sorai disertai aplaus tepuk tangan. “Saya jadi Wali Kota ini, Pak Imba Kakak saya ini yang suruh dulu. Waktu Pak Imba jadi Walikota, beliau yang memproyeksikan. Sekarang kita akan memasuki lagi tahapan Pilkada. Saya titip, mari semua menjaga keamanan dan ketertiban. Semua tentu punya pilihan masing-masing,” kata GSVL.

Dia pun mengingatkan seperti yang didoakan Pendeta sebelumnya, kalau Tuhan sudah menentukan siapa yang akan menjadi Wali Kota. Tinggal tunggu tanggal 9 Desember. “Saya mau titipkan kepada jemaat, bahwa dari sekarang sampai sesudah 9 Desember, torang tetap dalam semangat kebersamaan, tetap bersatu, tetap baku bae, jangan karena berbeda pilihan, torang merusak hubungan baik yang sudah terpelihara di lingkungan, kelurahan, dan Kota. Tadi disebutkan yang jadi Walikota sudah ditentukan Tuhan, jadi jangan sampai baku salah hanya karena beda pilihan,” ujar GSVL lagi.

Menurut GSVL, Pilkada momentum 5 tahunan sekali, tapi hubungan baik tidak akan dapat dibatasi hanya karena momentum tersebut. Karena itu janganlah proses lima tahunan itu merusak hubungan baik antara masyarakat Kota Manado. “Mari torang tetap menjaga semangat kebersamaan dan menjaga kerukunan, keamanan dan ketertiban,” ajak GSVL.

GSVL dan Imba pun menunjukan kepada jemaat sikap profesional dalam berpolitik yang santu. Meski menjadi rival di Pilkada 9 Desember nanti, namun keduanya terlihat tetap seperti bersaudara bak kakak beradik. Itu terlihat sejak GSVL membawaka  tissu kepada Imba saat sambutan. Sampai Imba selesai sambutan, GSVL berdiri menyalami tokoh politik senior Partai Golkar itu sambil keduanya cipika cipiki. (antoreppy)