IKLAN

Diungkapkan Saat Menghadiri Syukuran 70 Tahun Prof. Lombok

GSVL: Fogging DBD Tak Tepat Sasaran Berbahaya Bagi Kesehatan


Diungkapkan Saat Menghadiri Syukuran 70 Tahun Prof. Lombok

Wali Kota Vicky Lumentut saat membawakan pesan dan kesan di HUT ke 70 Prof. Jan Lombok, Kamis (5/2)

Wali Kota Vicky Lumentut saat membawakan pesan dan kesan di HUT ke 70 Prof. Jan Lombok, Kamis (5/2)

MANADO—Menyusul merebaknya kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) sampai merengut 3 nyawa warga Kota Manado, banyak ikut merasa terpanggil memberantas wabah DBD ini dengan melakukan penyemprotan fogging.

Pemkot Manado sendiri dibawah kendali Dinas Kesehatan hingga saat ini turun lapangan melakukan fogging di sejumlah wilayah yang dinilai menjadi tempat berkembang biaknya wabah DBD ini.

Hanya saja Wali Kota, GS Vicky Lumentut mengingatkan, melakukan fogging tidak sembarangan tempat. “Seperti pernyataan Kadis Kesehatan yang say abaca di media. Jika fogging dilakukan secara tidak baik, tidak tepat sasaran justru akan berbahaya. Menimbulkan racun,’’ kata GSVL, sapaan akrab Wali Kota disela-sela menghadiri ibdaha syukuran HUT ke 70 tahun mantan Rektor UNIMA, Prof. Jan Lombok, Kamis (5/2) sore di kawasan perumahan elit Citraland, Winangun.

Untuk itu orang nomor satu di Kota Manado ini berharap jika ada yang dengan kerelaan hati merasa terpanggil bersama-sama memberantas kasus DBD bisa berkoordinasi dengan pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan.

“Takutnya, jika tidak koordinasi dengan Dinas Kesehatan malah akan menimbulkan masalah baru. Misalnya, lokasi yang tidak ada kasus DBD tapi sudah keburu defogging, akibatnya akan berbahaya bagi kesehatan warga Manado,’’ tukas suami tercinta, Julyeta P.A Lumentut-Runtuwene ini.

Sementara itu, di HUT 70 Prof Jan Lombok, GSVL meyampaikan banyak selamat menyusul dan salut atas pengabdian Prof Lombok selama ini. “Saya teringat ketika saya baru menjadi PNS di Pemprov Sulut. Banyak bimbingan diberikan Prof Lombok. Berbagai motivasi dan wejengan lain dalam kehidupan ini,’’ kata GSVL.

Bahkan, hingga memasuki usia senaj ini, menurut GSVL, Prof. Lombok terus memberikan masukkan pemikiran bagi dirinya, khususnya pembangunan di Kota Manado. “Banyak selamat Prof Lombok. Semoga sehat dan terus diberkati bersama istri dan anak-anak serta cucu,” jelas GSVL didampingi sang istri Paula Lumentut-Runtuwene. (anto reppy)