IKLAN

Golkar Vreeke atau Elly. Siapa Bakal Diiyahkan KPU Sulut?


Dualisme kepengurusan Golkar di Sulut, antara versi Vreeke Runtu dan Elly Lasut.

Dualisme kepengurusan Golkar di Sulut, antara versi Vreeke Runtu dan Elly Lasut.

MANADO – Meski akan menggelar Pilkada serentak pada bulan Desember mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut, rupanya tak mau dibuat pusing dengan dualisme kepengurusan Partai Golkar termasuk kemungkinan adanya pengusungan calon dari kepengurusan ganda.
Komisioner KPU Sulut, Ardiles Mewo, mengatakan bahkan dualisme pada kepengurusan Partai Golkar, tidak membuat meraka khawatir karena mereka hanya berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Teknisnya nanti, akan mengeluarkan aturan mengenal mekanisme soal keabsahan kepengurusan partai terkait. Kita tunggu saja karena sedang berproses di Jakarta,” ujar Mewo.
Lebih lanjut Mewo menjelaskan, bahwa untuk verifikasi partai politik pengusung calon didasarkan ketentuan yang ada, dan untuk keabsahan pengurus partai, pihaknya masih mengacuh pada Keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenhum HAM) RI.
Diketahui kepengurusan ganda Partai Golkar tidak hanya terjadi pada tingkatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Sulut sendiri selain ada DPD Golkar Vreeke Runtu versi Musyawarah Nasional (Munas) Bali, dan ada juga kepemimpinan Elly Lasut versi Munas Ancol. (redaksi)