IKLAN

Gerakan Sejuta Penanaman Terumbu Karang Spektakuler! 


SOOL: Penyelam saat selesai deklarasi penanaman terumbu karang didasar pantai Malalayang, dan terjun payung dari Marinir TNI AL, Sabtu (15/8) (foto:Kandi/manadoline)

SOOL: Penyelam saat selesai deklarasi penanaman terumbu karang di dasar pantai Malalayang dan terjun payung dari Marinir TNI AL, Sabtu (15/8) (foto:Kandi/manadoline)

MANADO-Pantai Malalayang Manado sebagai puncak Save Our Littoral Life (SOOL), tanda deklarasi penyelamatan terumbu karang Sabtu (15/8), menjadi pusat perhatian dunia khusus warga Indonesia di Sulawesi Utara (Sulut).

“Ini sebagai strategi kebijakan sebagai poros maritim dunia, menjaga sumber daya laut kita menyiapkan sumber daya manusia (SDM ) yang berkaitan dengan budaya maritim,”ungkap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo lewat videoconference, saat upacara berlangsung dibawah laut,”Sabtu (15/8).

“Dua per tiga wilayah kita adalah air, rencana kedepan dengan program itu, SDM disiapkan, budaya maritim ditingkatkan dan menjaga sember daya laut juga terumbu karang dibawah laut,”tambah Jokowi.

“Komitmen kuat untuk memelihara pesisir setelah kegiatan Save Our Littoral Life (SOOL) selesai, selanjutnya tiga bulan sekali, tetap kita terus monitor karena menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan bahwa kerusakan pesisir dan terumbu karang di perairan Indonesia sudah cukup parah,”terang Komandan Korps Marinir TNI AL Mayor Jenderal TNI (Mar) Buyung Lalana, juga selaku inspektur upacara.

Menariknya, saat selesai upacara bawah laut, Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, kelompok Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) dan para tokoh agama melakukan pelepasan bibit ikan kerapu sebanyak kurang lebih 5.500 disaksikan ribuan warga Sulut. (srikandipangemanan)

 

Manado Fiesta 2017