IKLAN

Generasi Muda Ekspresikan Suara Hati Lewat Musik


Habryanto Achmad (kedua dari kanan) bersama istri dr. Yuniefer Sutanto (paling kanan), saat menghadiri acara BMF 2016, Sabtu (12/3)

Habryanto Achmad (kedua dari kanan) dan dr. Yuniefer Sutanto (paling kanan), saat menghadiri acara BMF 2016, Sabtu (12/3)

BITUNG-Ajang Bitung Musik Festival (BMF) 2016, diharapkan bisa merubah pandangan masyarakat terhadap aliran musik metal. Lewat musik generasi muda bisa mengekspresikan suara hati, mau berbicara tentang ketidakadilan, dan mengkritisi kebijakan yang keliru dari para pengambil kebijakan di bumi Indonesia.

“Saya secara pribadi memberika apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak pelaksana yang telah menggelar BMF 2016, lewat moment ini diharapkan mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap genre atau aliran musik metal,” ujar Habryanto ‘Toxer’ Ahmad, Anggota DPRD Kota Bitung didamping istri tercinta dr. Yuniefer Sutanto, Sabtu (12/3), disela-sela acara BMF 2016.

Ia menambahkan, aliran musik metal ini dapat menghilangkan emosi karena penyanyi dapat melampiaskannya dengan berteriak sesuai nada-nadanya, sehingga mereka merasa tenang. Ia juga berharap, kegiatan seperti ini bisa digelar minimal sekali dalam dua bulan, sebagai tempat menyalurkan segenap potensi generasi muda Kota Bitung dibidang Seni dan Budaya.

“Disisi lain, BMF bisa menekan angka kejahatan di Kota Bitung dan meminimalisir pengguna Narkoba di Kota Bitung karena ada tempat bagi generasi muda untuk membuktikan kemampuannya dibidang seni budaya, sekaligus lewat BMF akan menyajikan daya tarik tersendiri bagi para turis yang akan berimbas pada kemajuan dunia pariwisata dan juga seni budaya di Kota Bitung,” kata Achmad, politisi Partai Demokrat.

Achmad berharap, ada perhatian serius dari pihak Pemkot Bitung terkait dengan pembinaan generasi muda bukan hanya dibidang seni budaya, tetapi dalam semua aspek termasuk olah raga dan dunia pendidikan. Jika hal ini terjadi, maka akan melahirkan generasi muda Kota Bitung yang berkualitas sesuai dengan potensi yang ada pada diri mereka.

“Hal ini sangat penting, apalagi ditangah arus kompetisi globlal yang menuntut kualitas SDM, nah jika volume kegiatan pembinaan kepada generasi muda sangat kecil, maka dikhawatirkan akan menimbulkan efek negatif sebab tidak ada tempat untuk mengembangkan potensi yang ada,” pungkasnya. (jones)

 

Manado Fiesta 2017