IKLAN

Gelar Reses, EE Mangindaan Ingatkan Pentingnya Pilar Kebangsaan


Anggota DPR RI  EE Mangindaan, saat menggelar reses di Manado.

Anggota DPR RI EE Mangindaan, saat menggelar reses di Manado.

MANADO – Anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Utara, EE Mangindaan, Rabu, (11/03), menggelar sosialisasi pilar kebangsaan dalam resesnya yang dilakukan di Kantor Lurah Bumi Beringin Manado.
Pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, disampaikan Mangindaan kepada warga di Kecamatan Wenang dan Tikala. Pancasila adalah dasar negara dan tak bisa dan berada di posisi paling tinggi, tak bisa disamakan dengan UUD NRI, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, karena merupakan sumber dari segala sumber hukum negara.
“Pancasila tak bisa diubah-ubah karena merupakan norma dasar dan fundamental negara, pandangan hidup, dan pemersatu bangsa,” kata Mangindaan.
Mengenai UUD 45, Mangindaan mengatakan memiliki tiga hal penting, yaitu pembatasan kekuasaan organ-organ negara, mengatur hubungAn antara lembaga dan mengatur hubungan kekuasaan antara lembaga-lembaga negara dan warganya.
Mangindaan menjelaskan mengenai NKRI, bahwa Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik, dan merupakan negara hukum.
“Kedaulatan itu berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar,” katanya.
Mentan Menteri Perhubungan tersebut mengatakan, berdasarkan ketentuan undang-undang RI, tidak ada lagi lembaga tertinggi di negara Indonesia, kecuali kewenangannya, seperti MPR yang punya kewenangan memberhentikan Presiden dan atau Wakil Presiden menurut UUD.
Sementara mengenai Bhineka Tunggal Ika, menurut Mangindaan berasal dari tulisan Mpu Tantular dalam kita Sutasoma dalam pengertian berbeda-beda tapi satu dan memberikan penafsiran karena memiliki makna walaupun berbeda-beda tetap satu.
Sosialisasi tersebut dihadiri warga di kawan tersebut bersama dengan para pemerintah setempat dan warga yang menerima materi tentang Pancasila dan pilar kebangsaan. (christian)