IKLAN

EVALUASI RKPD DAN RENJA SKPD 2015

Gawat! Dua Masalah Serius Jadi Perhatian BAPPEDA Sulut


EVALUASI RKPD DAN RENJA SKPD 2015

MANADO– Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir Roy Roring, MSi mengatakan dua masalah serius menjadi perhatian pemerintah saat rapat evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hasil pelaksanaan Rencana Kerja (Renja) SKPD Sulut 2015.

Ir Roy Roring

Ir Roy Roring, MSi saat memimpin Rapat Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja SKPD, Kamis (14/1) (foto:kandi/ML)

Roring kepada wartawan selesai rapat RKPD di kantor Bappeda, dua masalah khusus tersebut menjadi perhatian pada kinerja makro pembangunan yaitu terjadi peningkatan angka kemiskinan pada tingkat Nasional 2015 data capai 11,13 persen, 2014 10,96 persen.

Artinya naik di 2015 dan diprediksi 2016 menurut Badan Pusat Statistik (BPS) capai 10,8 persen.

“Penyebabnya, pengaruh kemarau panjang sehingga mempengaruhi hasil-hasil petani dan hasil para nelayan,”jelas Roring, juga sebagai Penjabat Wali Kota Manado tersebut, Kamis (14/1).

Kedua, lanjutnya angka tingkat pengangguran terbuka masih diatas pengangguan Nasional 6,18 persen, sedangkan Sulut 9,01 2015 persen, ironisnya banyak ditemui di perkotaan.

“Ya, justru mereka yang pengangguran memiliki dasar pendidikan bagus,”tutur Roring.

Diketahui, pengangguran dan kemiskinan jadi tantangan besar masyarakat Sulut 2016 ini, apalagi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah didepan mata.

“Tantangan justru harus menjadi peluang, kita lihat 2016 ini akan banyak peluang pekerja luar masuk Sulut. Kita bisa ekspansi ke Negara tetangga melalui pelatihan-pelatihan secara serius,”pungkasnya. (srikandipangemanan)