IKLAN

GAMKI Bertekad Wujudkan Pilkada Berintegritas di Kota Bitung


Logo Gamki

Logo Gamki

BITUNG-Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Bitung, bertekad untuk mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara serta Walikota dan Wakil Walikota Bitung, yang berintegritas bebas dari Money Politic atau Politik Uang.

Hal ini dikatakan oleh Ketua GAMKI Kota Bitung Terry Wowor kepada manadoline.com, Senin (14/9). “Tekad kami sudah bulat sesuai dengan hasil Rekomendasi Konfrensi Cabang GAMKI Kota Bitung pada hari Sabtu (12/9), yang dilaksanakan di Pulau Lembeh, untuk mewujudkan Pilkada berintegritas,” ujar Wowor.

Ia menjelaskan, dalam mewujudkan hal tersebut, pengurus GAMKI Kota Bitung akan mengunjungi enam pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bitung 2016-2021 untuk mendoakan mereka, sekaligus ingin berdiskusi terkait dengan Visi dan Misi atau program dari calon terhdapa Kota Bitung. Sekaligus menggali lebih dalam konsep bagi generasi muda Kota Bitung, termasuk didalamnya GAMKI. Hal ini dilakukan bukan untuk menyatakan dukungan atau berpihak kepada pasangan calon tertentu, tetapi ini murni lahir dari ketulusan generasi muda kristen yang peduli terhadap Kota Bitung.

“GAMKI adalah lembaga generasi muda kristen berusia 17 sampai 40 tahun yang netral, tidak melakukan politik praktis mendukung salah satu pasangan. Kami berharap jalannya tahapan Pilkada serentak, bisa menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi rakyat karena para kandidat maupun tim sukses mengedepankan politik yang santun dan bermartabat,” jalasnya.

Tak bisa dipungkiri, bola panas Pilkada akan menimbulkan riak-riak atau gesekan-gesekan dimasyarakat karena perbedaan pilihan politik, tetapi hendaknya itu bisa dijadikan sebagai sebuah kekuatan untuk membangun bangsa dan negara secara khusus Kota Bitung.

“Perlu kami tegaskan bahwa GAMKI bukan lembaga politik, tetapi wadah genarasi muda kristen yang peduli dengan Kota Bitung, dimana Program rutin GAMKI adalah membantu Panti Asuhan dengan bahan Natura serta uang, dan juga menopang pembangunan Gereja dalam bentuk semen dan uang berjumlah satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah, diambil dari perpuluhan anggota yang telah memiliki pekerjaan,” pungkasnya. (jones)

 

Manado Fiesta 2017