IKLAN

Festival Seni Budaya Bantik Sudah Menjadi Kalender Iven Pariwisata Manado Setiap Tahun


image

Sejumlah tokoh Adat Bantik foto bersama Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut

MANADO – Untuk kesekian kalinya, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut kembali menegaskan, Pemkot Manado mendukung dan mensupport kegiatan Festival Seni Budaya Bantik bahkan sudah dijadikan kalender ivent Pariwisata Manado. “Kegiatan ini merupakan kegiatan bernuansa wisata yang digelar Pemkot Manado bekerjasama dengan masyarakat adat Bantik dan ini telah menjadi kalender tetap pariwisata yang dilaksanakan setiap tahun,” ujar Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini.

Penegasan ini dikatakan GSVL dalam sambutannya di puncak Festival Seni Budaya Adat Bantik dirangkai peringatan 66 tahun gugurnya pahlawan nasional Robert Wolter Mongisidi dilaksanakan di lapangan Bantik Malalayang, Kecamatan Malalayang, Sabtu (5/9) kemarin. Pesta adat yang berlangsung meriah tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulut, Drs Djouhari Kansil MPd, unsur Forkopimda Sulut, unsur Muspida Sulut, serta tokoh adat masyarakat Bantik baik di Sulut, Jabodetabek maupun perwakilan luar negeri. Tampak hadir pula Atase Militer RI di Timor Leste yang juga putra asli Bantik dan keponakan pahlawan nasional RW Mongisidi Kolonel Ricky

“Selama lima tahun kepemimpinan saya di Kota Manado penyelenggaraan Festival Budaya Adat Bantik tahun demi tahun semakin semarak. Ini ditandai dengan acaranya yang semakin menarik. Bahkan tahun ini ada anak suku Bantik dari luar negeri dan dari jabodetabek hadir dalam Festival Seni Budaya Bantik sekaligus peringatan gugurnya pahlawan nasional Robert Wolter Mongisidi,” tukas Wali Kota, seraya menyatakan jika iven ini akan terus didukung Pemkot Manado melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Manado.

Ketua Panitia Festival, Dra Rini Mongisidi menjelaskan sebelum acara puncak, panitia telah menggelar berbagai kegiatan diantaranya wisata history, jalan sehat, pemilihan putra putri Bantik, serta berbagai kegiatan lomba. “Masih ada lagi kegiatan terakhir yakni ziarah wisata ke Makassar. Kagiatan-kegiatan ini dimulai sejak tanggal 14 Februari lalu yang diawali dengan wisata history. Mengapa tanggal 14? Tanggal itu adalah tanggal kelahiran Robert Walter Mongisidi yakni 14 Februari 1925,” kata putri Robby Mongisidi, adik kandung Robert Wolter Mongisidi. Dalam kegiatan tersebut, ditampilkan berbagai atraksi seperti tarian Mahamba dan tarian perang Upasa, serta atraksi dari pasukan rider Yonif 712 Wiratama. (antoreppy)

 

Manado Fiesta 2017