IKLAN

Fasilitas Penunjang Siap Dibangun, Bupati Salihi yakin Bandara Tetap di Lolak


 

Salihi B. Mokodongan, Bupati Bolmong. (foto dok)

Salihi B. Mokodongan, Bupati Bolmong. (foto dok)

BOLMONG – Tarik menarik di daerah mana yang akan dibangun bandar udara (bandara), menarik untuk diikuti. Kabupaten Bolsel yang terus berjuang melobi bandara, pernyataan tegas dikeluarkan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Hi Salihi B Mokodongan. Dirinya sangat yakin bandara perintis akan dibangun di ibukota Bolmong, Lolak. “Bolmong 100 persen siap dan saya yakin bandara dibangun di Lolak,” tegas Salihi, Kamis (9/4). Penegasan bupati ini dibarengi dengan telah diusulkan anggaran awal Rp 50 miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). Sementara Kepala Dinas Perhubungan Eka Korompot menambahan berdasarkan surat rekomendasi dari Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang tentang persetujuan lokasi pembangunan bandara dengan Nomor 553/266/Sekr-Dishub tertanggal 4 Maret 2014 dan rekomendasi Kementerian Perhubungan RI tertanggal 2 Nopember 2014 Nomor AU/101/7/23/DRJU.DBU-2014. Sehingga pihaknya sudah mulai melakukan proses tahapan pembangunan. “Anggaran pembangunan bandara sudah diusulkan ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kemenhub di Jakarta,” terang Korompot. Kemudian untuk lahan lanjutnya, sudah sangat siap dan sertifikat lahan sudah ada. Hanya saja proses pengusulan anggaran sertifikat itu juga merupakan satu di antara kelengkapan dokumen pengusulannya. “Alhamdulillah persoalan lahan sudah selesai. Proses alih statusnya sudah berjalan. Dari keseluruhan lahan yang akan digunakan pembangunan bandara adalah milik negara. Pengalihannyapun hanya urusan daerah dengan negara saja, sehingga negara terbebas dari konsekwensi mengeluarkan biaya lebih untuk persoalan lahan,” tegasnya serius sambil menambahkan tahun ini beberapa fasilitas penunjang bandara sudah mulai dibangun dengan estimasi anggaran sebesar Rp 4 miliar. (mara)