IKLAN

E2L Resmi Gugat KPU ke Sengketa Pemilukada


MANADO–Elly E Lasut, Senin (31/8) kembali mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara.

Tujuan kedatangan E2L bersama Kuasa

BERJUANG:E2L saat memasukan gugatan secara resmi di Bawaslu Provinsi, Senin (31/8).

BERJUANG:E2L saat memasukan gugatan secara resmi di Bawaslu Provinsi, Senin (31/8).

Hukumnya Febro Takaindengan adalah melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU))Sesuai keputusan Bawaslu (29/8) masuk ke Sengketa Pemilukada.
Dari pantauan harian ini, E2l nampak bersemangat saat berada di kantor Bawaslu dengan mengunakan kemeja lengan pendek warna biru di padu dengan celana jeans. Usai memasukan berkas, E2L menyatakan ia tetap akan menuntut keadilan.

“Saya merasa KPU telah merampas hak saya sebagai warga negara,” aku mantan Bupati Talaud ini.

Kepada wartawan, E2L menjelaskan soal status narapaidana dan mantan narapidana yang dipersoalkan oleh KPU.

Pada kesempatan itu E2L membeberkan,  bahwa saat ini dirinya sudah berstatus bebas dan tidak sedang dirampas kemerdekaannya.

“ Kalau saya narapidana maka saya akan dikawal orang Lapas. Tapi yang terjadi sekarang saya sudah  dalam keadaan bebas,” papar kader Golkar ini.

Masih menurutnya, dalam undang-undang sudah dijelaskan, orang yang melaksanakan pidana, dirampas kemerdekaannya dan berada di Lapas.

“Saya sekarang ini tidak dirampas kemerdekaan, saya sudah bebas tidak berada di Lapas,” tambahnya.

Sedangkan terkait surat keterangan dari Pengadilan Negeri Manado yang menjelaskan  E2L tidak sedang menjalani pidana. Lasut mengakui dirinya memang sudah bebas.

“Nah, sekarang  siapa yang berkesimpulan saya adalah narapidana. Itu yang membuat saya keberatan,” tutur Elly Lasut kepada para  wartawan di kantor Bawaslu Sulut. Yang tetap berjuang agar ia bisa diloloskan untuk maju di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 9 Desember 2015. (mom)

 

Manado Fiesta 2017