IKLAN

Dua Bos Net In Diduga Sembunyi saat Tim Resmob Polresta Manado Lakukan Penangkapan


IMG_20160301_232826

Saat Tim Buser Resmob Polresta datangi tempat usaha FR alias Focksi. (Foto ist)

MANADO – Akhirnya, Polresta Manado lakukan penangkapan terhadap dua DPO Kasus Net In yaitu FR alias Focksi dan SR alias Syalomitha. Tapi sayangnya, kedua tersangka tersebut diduga bersembunyi. “Kami akan tetap mencari kedua tersangka hingga tertangkap, karena sudah masuk DPO,” tegas Kapolresta Manado Kompol Rio Permana Mandagi, pada selasa (01/3).

Saat akan dilakukan penangkapan, Tim Buser Resmob bergerak menuju ke tempat usaha Focksi yang berada di kawasan Mega Mas Manado. Tapi, sesampainya di tempat usaha bernama RM. Rame-Rame tersangka Focksi tidak berada di tempat. Terlihat hanya dua penjaga RM yang sedang duduk dibangku kasir. Kemudian, terlihat juga laki-laki berbaju biru yang turun dari tangga sedang memegang telepon gengam yang diduga telah memberitahukan ada kedatangan Tim Buser Resmob ke tempat tersebut.

Kemudian, Tim Buser Resmob menuju ke rumah Syalomitha yang ada di Karombasan. Sesampainya diumah Syalomita terlihat rumah tersebut telah digembok dan tidak ada penghuni. Dari informasi warga sekitar, Syalomita bersama keluarga telah keluar dari rumah karena banyak investor yang datang kerumah untuk memita uang kembali. Karena tidak menemukan Focksi dan Syalomitha, Tim Buser Resmob kembali menuju ke Mapolresta Manado.

Sebelumnya, Focksi mengatakan, tidak akan menyerahkan diri ke Polresta Manado karena DPO tidak sesuai dengan prosedur. “Saya masih di Manado, tidak pernah lari kalau Polisi mau menangkap, saya selalu berada di tempat usaha di Kawasan Mega Mas,” ujar dia beberapa waktu lalu. (ekaputra)