IKLAN

DPRD Manado Pertanyakan Nasib Guru Honorer kepada Kemendikbud


Komisi D DPRD Kota Manado, saat menggelar Kunker ke Kemendikbud.

Komisi D DPRD Kota Manado, saat menggelar Kunker ke Kemendikbud.

MANADO – Kunjungan kerja Komisi D DPRD Kota Manado di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta Pusat, dalam rangka mempertanyakan kejelasan status tenaga pengajar honorer. Pasalnya, para guru honorer tersebut tidak mendapatkan tunjangan sertifikasi.

“Salah satu tujuan kunjungan kami ke Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terkait dengan tunjangan sertifikasi para guru honorer,” kata Ketua Komisi D, Apriano Saerang, Rabu, (24/06).

Menurutnya, pihak DPRD Manado sudah mendapatkan penjelasan dari Kemendikbud melalui Wastandar selaku Kasubdit Program dan Evaluasi. “Beliau yang menerima kami, soal tunjangan sertifikasi guru honorer sudah dijelaskan bahwa yang hanya bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi adalah guru tetap,” ujar Saerang.

Selain Ketua Komisi Apriano Saerang, ikut juga dalam agenda kunker Komisi D tersebut diantaranya, Wakil Ketua Dijana Pakasi, Sekretaris Sonny Lela, anggota Fatma BS Abubakar, Vanda Pinontoan, Deasy Roring, Markho Tampi dan Abdul Wahid Ibrahim. (christian)

 

Manado Fiesta 2017