IKLAN

Dorrr..!! Marco Marentek Ditembak Polisi Saat Penyerangan di Kampung Baru Teling


Marco Marentek, korban penembakan polisi dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara. (foto: ekaputra)

Marco Marentek, korban penembakan polisi dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara. (foto: ekaputra)

MANADO – Pertikaian sekelompok pemuda di Kampung Baru, Teling Atas Kecamatan Wanea akhirnya memakan korban. Seorang pemuda lajang, Marco Marentek (17), warga Teling Terpaksa dilumpuhkan dengan timah panah oleh polisi, Sabtu (12/12) dinihari.

Aksi penembakan dilakukan oknum polisi berinisial Bripka JA, salah satu anggota tim Paniki Polresta Manado itu terjadi ketika Tim Khusus bentukan Kapolresta Manado, Kombes Rio Permana tersebut melakukan penyisiran di Kampung Baru Teling Atas. Menyusul malam itu polisi mendapat informasi terjadi penyerangan sekelompok pemuda.

Saat berada di lokasi kejadian, korban Marco Marentek dilaporkan balik menyerang Bripka JA dengan menggunakan pisau badik. Merasa nyawa terancam oknum polisi tersebut terpaksa melesatkan dua tembakan ke arah korban. Dua butir peluru yang dimuntahkan dari moncong revolver itu tepat mengena di perut bagian kiri dan kaki kanan..

Korban pun langsung terkulai di tanah. Polisi selanjutnya melarikan korban dalam kondisi kritis ke Rumah Sakit Bhayangkara, Karombasan untuk mendapat perawatan intensif.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Rio Permana yang di konfirmasi melalui Kasubag Humas Polresta Manado, Iptu Agus Marsidi mengatakan aksi penambakan yang dilakukan oknum anggota Tim Paniki itu sudah sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) Kepolisian. “Anggota kami sudah melakukannya sesuai dengan SOP. Saat ini korban sudah mendapat perawatan di RS Bhayangkara” kata marsidi. (ekaputra)

 

Manado Fiesta 2017