IKLAN

Dituduh Sebagai Anggota ISIS, Mumek Mengadu ke Deprov


JM alias Mumek sedang duduk didampingi Jimmy Tindi saat mengadu ke DPRD Sulut

JM alias Mumek sedang duduk didampingi Jimmy Tindi saat mengadu ke DPRD Sulut

MANADO– Tidak terima dituduh sebagai anggota ISIS, JM alias Mumek mengadu ke DPRD Sulut didampingi Jimmy Tindi.

Kepada wartawan, Mumek mengaku sangat terkejut karena diduga adanya pernyataan dari penjabat Gubernut Sulut Soni Sumarsono  bahwa dirinya adalah anggota Islamic State of Irak and Syria (ISIS) di Kota Tomohon.

“Saya bukan anggota ISIS, nama saya Joberth Mumek dan bekerja di Arab Saudi sebagai oprator alat berat. Saya baru sampai di Kota Manado dan akan melakukan klarifikasi terhadap pernyataan Sumarsono kepada saya,” ungkap Mumek, saat bertandang di ruangan pers Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut.

Lanjutnya. Ia berangkat ke Arab Saudi sejak Oktober Tahun 2014 dan bekerja di salah satu perusahaan sebagai oprator alat berat bukan sebagai sopir.

Sialnya selama bekerja gaji yang ia dapat dapat tidak sesuai dengan tanda tangan kontrak. Sebab itu, pada pertengahan 2015 di Arab Saudi dan di Jakarta ia  menuntut hak yang tidak sesuai yang dijanjikan.

“Namun sangat disayangkan saat saya menuntut hak tiba-tiba mendapat kabar dari keluarga di Tomohon bahwa saya sebagai anggota ISIS. Karena sibuk dengan mengurus hak saya di Jakarta dan di Arab Saudi maka baru mendapat kesempatan di 2016 datang kembali di Sulut untuk mengklarifikasi tentang dugaan saya sebagai anggota ISIS,” ujarnya.

Mumek pun mengakui dengan adanya masalah ini membuat keluarganya cemas. Apalagi dari informasi keluarga di Tomohon sempat beberapa kali datang orang-orang yang tidak dikenal dan meminta foto.

Bahkan di Kota Tomohon sudah heboh mengenai hal ini. “Ini sangat merugikan saya dan keluarga, nama baik sudah tercemar di Kota Tomohon bahkan di Sulut dan Indonesia sendiri,” ungkapnya. Sambil menyatakan tujuan datang kembali ke Sulut untuk mengklarifikasi ke pak Sumarsono tentang pernyataan dugaan anggota ISIS dan meminta memulihkan nama baiknya dan keluarga.

“Saya datang ke DPRD Sulut untuk meminta bantuan dan perlindungan ,” imbuhnya.

Sementara itu,  Jimmy Tindi yang mendampingi Mumek ke DPRD Sulut mengakui  Sebagai Pj Gubernur Pak Soni Sumarsono diduga  terlalu terburu-buru dan over dalam menyikapi sesuatu. Lihat saja soal oknum yang diduga anggota ISIS ditemukan di Kota Tomohon, padahal saat diselediki Joberth Mumek alias Adolf bukanlah anggota ISIS.

“Mumek baru sampai di Sulut dan dari Bandara Sam Ratulangj langsung dibawa ke DPRD untuk meminta perlindungan. Dan saya akan mendampingi beliau dengan tuntutan yang pertama mengembalikan nama baik pak Mumek dan Keluarga di Kota Tomohon bahkan di Sulut sendiri” tukas Tindi.

Tindi juga berharap kiranya pak Sumarsono jangan asal-asal menyikapi satu isu apalagi mengenai ISIS dan di bombardir di Provinisi Sulut.

“Jangan mengacaukan provinsi Sulut sendiri. Belajarlah dari kejadian ini, kasihan keluarga pak Mumek resah di Kota Tomohon karena berita sudah tersebar luas di masyarakat,” tambahnya. Mumek datang ke DPRD Sulut, Kamis (7/1). (mom)

 

Manado Fiesta 2017