IKLAN

Ditnarkoba Polda Sulut Amankan 10 Warga Saat Pesta Ganja


2016-08-12 19.02.54

Kedua pelaku yang diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Sulut. (Foto humaspoldasulut)

MANADO – Kerja keras Direktorat Narkoba Polda Sulut dalam mengungkap kasus-kasus narkoba perlu diacungi jempol. Kali ini, Subdit I Ditresnarkoba mengamankan sepuluh warga yang terlibat pesta narkotika jenis ganja di Kelurahan Singkil I, Kecamatan Singkil pada selasa (26/07).

Wadir Resnarkoba Polda Sulut AKBP Anang Triwidiandoko saat mengadakan konfrensi pers pada Jumat (12/08), terkait penangkapan kesepuluh warga tersebut mengatakan kasus itu berawal dari laporan warga yang sering melihat adanya pesta narkoba diwilayah tersebut.

Nah, dari laporan itu, Tim Subdit I Ditresnakoba dipimpin Kompol E. Maramis, segera melakukan pendalaman dan pengembangan. Hasilnya, sore itu sekitar pukul 15.00 WITA, tim mendapati sepuluh orang tersebut sedang asyik menghisap daun ganja yang masing-masing berinisial RM alias Ambi, RP alias Egi, EW alias Ewin, SD alias Ai, SA alias Eman, MJ alias Mul, AY alias Awal, NY alias Noval, RH alias Ramu dan JP alias Jati.

“Dari sepuluh orang tersebut setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan empat linting rokok berisi ganja kering yang dimiliki oleh RM alias Ambi,” ujar Wadir Resnarkoba Polda Sulut.

Dari pengakuan salah satu pelaku, RM, ia memperoleh ganja dari seseorang berinisial MI alias Ifdal. Tak mau kehilangan target, tim pun segera memburu Ifdal. “MI alias Ifdal berhasil ditangkap dan mengaku ganja tersebut berasal dari Palembang yang dikirim melalui jasa pengiriman barang,” tambah Wadir Resnarkoba.

Lebih lanjut, dua warga yang diamankan akan dikenakan pasal yang berbeda. “RM dan MI dikenakan pasal 114 (1), 116 ayat (1), 111 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” terang Wadir Narkoba.

Sedangkan delapan pelaku lainnya, dikenakan pasal 127 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Dua pelaku, RM dan MI ditahan, sedangkan delapan pelaku lainnya tidak ditahan karena penerapan pasal 127 itu ancamannya dibawah lima tahun, namun pemberkasan tetap dilakukan. Delapan orang tersebut akan menjalani assessment,” pungkas Wadir Resnarkoba. (eka/humaspoldasulut)